Berita Solo

Program Orang Tua Asuh Papua, Kapolresta Solo: Timbul Sinergitas 

- Polda Jateng launching orang tua asuh bagi putera daerah asli Papua yang sedang studi di Jawa Tengah. 

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: sujarwo
Istimewa
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak ketika membagikan bingkisan kepada mahasiswa Papua dalam launching program Orang Tua Asuh bagi Putera Daerah Asli Papua di Aula Mapolresta Solo, Rabu (8/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polda Jateng launching orang tua asuh bagi putera daerah asli Papua yang sedang menjalani studi di wilayah Jawa Tengah. 

Tujuan program orang tua asuh adalah untuk pe

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak ketika membagikan bingkisan kepada mahasiswa Papua dalam launching program Orang Tua Asuh bagi Putera Daerah Asli Papua di Aula Mapolresta Solo, Rabu (8/4/2021).
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak ketika membagikan bingkisan kepada mahasiswa Papua dalam launching program Orang Tua Asuh bagi Putera Daerah Asli Papua di Aula Mapolresta Solo, Rabu (8/4/2021). (Istimewa)

ndampingan kepada putera daerah asal Papua selama belajar di Jawa Tengah. 

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyampaikan, dengan adanya program ini harapannya timbul sinergitas. 

"Dan pastinya ada silaturahmi yg kuat antara orang tua asuh dan anak asuh. Sehingga, di dalam melaksanakan giat belajar di Jateng ada kenyamanan dan tidak gangguan," ucapnya, Kamis (8/4/2021). 

Menurutnya, dengan adanya orang tua asuh dan anak asuh, Polri hadir di tengah studi mereka. 

"Jangan sampai studi terganggu. Karena adek-adek punya keluarga besar di sini, serta adek-adek fokus belajar sehingga tidak terpengaruh ke hal-hal yang lain," terangnya. 

Mantan Kapolres Karanganyar itu menegaskan, apabila ada ajakan provokasi agar bisa diinformasikan kepada Polresta Solo. 

"Harapan saya, agar adek-adek dari Papua dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan dapat kembali ke Papua untuk memajukan pembangunan di tanah Papua," jelasnya. 

Sementara, Ketua Indonesia Timur FC, Moses Ferdinand Kamer mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolresta Solo

"Saya berharap, komunikasi yang baik antara mahasiswa Papua dengan Polresta Solo terjalin terus menerus," ungkapnya. 

Moses menyampaikan, dia lihat di wilayah lain itu karena kurang komunikasi dengan aparat setempat  maka terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

"Kegiatan kami selama di sini selain kuliah yaitu main sepak bola bersama," jelasnya. 

Dia mengungkapkan, Kota Solo ini sangat luar biasa karena pihaknya berkomunikasi dengan baik. 

"Terima kasih sekali untuk bapak-bapak semuanya," tandasnya. 

Sebagai informasi, untuk Kota Solo terdapat 18 anak asuh asli Papua dan 18 orang tua asuh dari Polresta Solo. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved