Breaking News:

Berita Banyumas

Diperkirakan 48 Ribu Pemudik Masuk Banyumas, Pemkab Bentuk TRC Penanganan Traffic Light

Kebijakan pelarangan mudik dibarengi juga dengan pengendalian sarana transportasi penumpang untuk semua moda yaitu darat, laut, udara dan kereta api

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Kabid Angkutan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Hermawan saat ditemui Tribunbanyumas.com, Jumat (9/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Pemerintah telah menyatakan larangan mudik lebaran 2021 akan berlaku mulai 6 Mei - 17 Mei 2021.

Kebijakan pelarangan mudik dibarengi juga dengan pengendalian sarana transportasi penumpang untuk semua moda yaitu darat, laut, udara dan perkeretapian.

Kabid Angkutan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Hermawan mengatakan diperkirakan saat liburan lebaran nanti akan ada 48 ribu pemudik. 

"Diperkirakan masuk itu sekira 48 ribu pemudik, itu berdasarkan data kemarin waktu Natal dan Tahun baru. 

Kurang lebih nantinya ada 19 ribu pemudik per hari," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, di Pendopo Si Panji, Purwokerto Jumat (9/4/2021). 

Hermawan mengatakan pada lebaran tahun lalu, ada sekira 17.6 persen pemudik yang menggunakan angkutan moda bus. 

Kemudian 13.8 persen menggunakan kereta api, 9.8 persen menggunakan pesawat, 27 persen menggunakan mobil pribadi, dan 5 persen angkutan penyeberangan. 

Mengantisipasi hal tersebut, Hermawan mengatakan telah membuat Tim Reaksi Cepat (TRC) penanganan traffic light mulai dari Simpang Wijahan, Buntu, Rawalo dan Wangon. 

"Mulai tahun ini kita bisa mengatur traffic light dari kantor.

Mulai dari Simpang Ajibarang, Karanglo Cipendok, Karanglewas, Kalibogor, Sawangan, Jalan Gerilya Purwokerto, Sangkalputung, Simpang Linggamas dan Simpang Klenteng Sokaraja. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved