Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penanganan Corona

Mario Muntah Darah dan Tak Sadarkan Diri Seusai Divaksin Corona, Ini Penjelasan Kepala Puskesmas

Seorang tenaga honorer di Dinas Pertanian Kabupaten Pamekasan Mario Tri Atnarto muntah darah dan tak sadarkan diri

Editor: galih permadi
Shutterstock
Ilustrasi vaksin corona 

Sementara itu, Kepala Puskesmas Larangan Badung Siti Mudrihatun menjelaskan, pasien masuk ke puskesmas dalam keadaan batuk disertai darah.

 Setelah pemeriksaan fisik, pasien dinyatakan normal.

Namun, terdapat infeksi paru-paru berdasarkan pemeriksaan laboratorium.

“Awalnya kami menduga penyakitnya TBC. Namun setelah uji lab ada infeksi paru-paru,” ujar Siti Mudrihatun saat dihubungi lewat ponsel, Selasa.  

Dokter yang akrab disapa Icha ini menambahkan, kondisi pasien saat ini sudah mulai membaik.

Batuknya sudah tidak disertai darah lagi. Namun belum direkomendasikan untuk pulang karena infeksinya masih cukup tinggi.

 “Nanti kami evaluasi lagi perkembangan penyakitnya. Kalau sudah normal lagi, baru bisa pulang,” imbuh Icha.

Menurut Icha, penyakit batuk yang dialami Mario, sudah terjadi sebelum disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama. 

Namun, Mario tak mengindahkan penyakit itu karena dianggap batuk biasa.

Ketika batuknya parah disertai darah, keluarga membawa Mario ke puskesmas.

“Tidak ada korelasinya antara vaksinasi dengan penyakit yang dialami pasien saat ini,” jelas Siti.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria di Pamekasan yang Muntah Darah Bukan karena Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Kepala Puskemas

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved