Piala Menpora 2021
Robert Alberts Sebut Situasi yang Dialami Persib Bandung Serupa Manchester City
Menurutnya, situasi tersebut lumrah terjadi di sepak bola dan bahkan sering juga dialami oleh klub besar di Eropa.
TRIBUNJATENG.COM, SLEMAN - Robert Rene Alberts, Pelatih Persib Bandung, mengakui anak asuhnya tampil loyo saat melakoni babak kedua pertandingan kontra Persebaya Surabaya pada perempat final Piala Menpora 2021.
Laga tersebut berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4/2021) kemarin.
Persib sejatinya memulai pertandingan dengan mulus.
Baca juga: Pasar Guntur Demak Heboh Orang Mranggen Ketahuan Belanja Pakai Uang Palsu
Baca juga: Hasil Big 3 Indonesian Idol 2021 Road to Grand Final: Anggi Tersisih Tinggalkan Rimar dan Mark
Baca juga: Kode Redeem FF Terbaru Selasa 13 April 2021, Buruan Klaim untuk Dapat Senjata di Free Fire
Baca juga: Bagaimana Hukum Berhubungan Intim Saat Ramadhan? Lakukan di Waktu Ini Tidak Batalkan Puasa
Maung Bandung - julukan Persib - tampil mendominasi jalannya pertandingan babak pertama.
Mereka bahkan mampu mengungguli Persebaya tiga gol tanpa balas pada paruh pertama pertandingan.
Akan tetapi, setelah turun minum, situasi berubah.
Angin lebih berpihak kepada Persebaya yang terus menekan jantung pertahanan Persib.
Tampak para pemain Persib pun kewalahan mengantisipasi agresivitas Rachmat Irianto dkk.
Hasilnya, dua gol berhasil dibukukan Persebaya melalui situasi bola mati.
Beruntung bagi Persib, Persebaya tidak menambah torehan golnya hingga akhir pertandingan.
Maung Bandung pun berhasil memastikan satu tempat di babak semifinal Piala Menpora 2021 seusai menang 3-2 atas Persebaya.
Menurut Alberts, penurunan performa yang ditunjukkan Persib pada paruh kedua disebabkan meningkatnya kepercayaan diri para pemain Persebaya setelah mencetak gol pertama.
Spirit tim asuhan Aji Santoso itu semakin menggebu ketika Persib kemudian harus bermain dengan 10 pemain setelah Wander Luiz di kartu merah wasit.
Situasi tersebut membuat Persebaya berada di atas angin.
Adapun Persib, berada dalam tekanan besar.
"Sebenarnya, kami memulai babak kedua dengan baik, tidak berbeda seperti di babak pertama," kata Robert Alberts.
"Akan tetapi, terkadang kami kehilangan energi dan tim lain mencetak gol melalui bola mati," ujar dia lagi.
"Itu mengangkat spirit mereka dan satu pemain kami juga dikartu merah."
"Itu membuat spirit mereka menjadi lebih tinggi lagi karena merasa punya peluang dan itu normal di sepak bola," imbuh pelatih 66 tahun itu.
Meski begitu, Alberts tidak khawatir.
Menurutnya, situasi tersebut lumrah terjadi di sepak bola dan bahkan sering juga dialami oleh klub besar di Eropa.
Alberts mencontohkan, Manchester City yang baru saja dikalahkan Leeds United dengan skor 1-2 pada pertandingan Liga Inggris akhir pekan lalu.
Menurut Alberts, situasi yang dialami Man City tak jauh berbeda dengan Persib.
"Tidak ada yang salah dengan itu karena pernah dialami juga oleh tim-tim besar dunia.
Terbaru adalah Manchester City saat dikalahkan Leeds United," ungkap Alberts.
"Manchester City memiliki 29 kesempatan dan hanya mencetak satu gol."
"Namun, Leeds hanya mempunyai dua kesempatan dan keduanya menjadi gol untuk memenangi pertandingan," ujar pelatih Persib Bandung itu menambahkan. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Piala Menpora 2021 - Robert Alberts Sebut Nasib Persib Serupa Man City"
Baca juga: Cristiano Ronaldo Luapkan Emosi di Ruang Ganti, Tonjok Tembok hingga Pulang Tanpa Sepatah Kata
Baca juga: 52 Paus Mati Terdampar di Pantai Madura, Tim Peneliti Unair Ungkap Penyebabnya
Baca juga: Komunitas Pecinta Hewan Semarang: Kekerasan Terhadap Hewan Bisa Dipidana 9 Bulan Penjara
Baca juga: Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Suku di Vanuatu Ini Punya Ritual Spesial