Breaking News:

Berita Semarang

Tim Dosen STIE Bank BPD Jateng Beri Penyuluhan Pemasaran Online Pelaku UMKM Kampung Mayangsari

Tim dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bank BPD Jateng kembali menyelenggarakan program kegiatan masyarakat (PKM).

Istimewa
Tim dosen dan mahasiswa STIE Bank BPD Jateng foto bersama usai memberikan pelatihan dan penyuluhan pemasaran online melalui media sosial di Kampung Mayangsari, Kelurahan Kalipancur, Ngaliyan, Semarang, kemarin. (Ist) 

Penulis: Zaenal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bank BPD Jateng kembali menyelenggarakan program kegiatan masyarakat (PKM).

Kali ini, tim PKM memberikan pelatihan daan penyuluhan pemasaran online melalui media sosial pada pelaku UMKM di Kampung Mayangsari, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, akhir pekan kemarin.

Tim PKM terdiri dari Taufiq Andre Setiyono, Mekani Vestari, Muhammad Yusuf, Muliawan Hamdani, dan Setyo Pantawis. Mereka dibantu mahasiswa yaitu Anita Handayani, Mareta Nila Sagita dan Ghina Sonia Utaminingtyas.

Koordinator tim PKM, Taufiq Andre Setiyono mengatakan, kampung tematik merupakan salah satu inovasi yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Semarang untuk mengatasi permasalahan pemenuhan kebutuhan dasar.

Di antaranya Kampung Mayangsari Kelurahan Kalipancur yang merupakan kampung tematik dengan produk unggulan berupa snack dan objek wisata river tubbing.

"Diadakannya pengabdian masyarakat di Kampung Mayangsari ini adalah untuk memberikan penyuluhan mengenai pemanfaatan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar," kata Taufiq, dalam keterangannya, Senin (12/4/2021).

Melalui pelatihan dan penyuluhan ini diharapkan Kampung Mayangsari dapat mengoptimalkan upaya pemberdayaan potensi keunggulan warganya dalam memproduksi jajanan atau kudapan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, media sosial berperan aktif dalam kemajuan suatu usaha. Media sosial dapat dimanfaatkan bukan hanya untuk mempromosikan kudapan dari Kampung Snack Mayangsari dan juga objek wisata river tubing, tetapi juga untuk mempromosikan wilayah Kampung Mayangsari.

"Diharapkan masyarakat Kampung Mayangsari dapat mempromosikan hasil produksi warga setempat maupun keindahan wisata alam sungai serta mempromosikan wilayah Kampung Mayangsari sebagai salah satu kampung tematik di Kota Semarang," harapnya.

Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Kampung Mayangsari diharapkan dapat memberikan manfaat seperti memberikan sumbangan peran terhadap upaya perwujudan keunggulan kompetitif bagi Kampung Mayangsari.

Kemudian, lanjutnya, juga menjadi salah satu media untuk menerapkan berbagai pengetahuan yang telah dikaji di dalam lingkup kampus guna membantu pemecahan masalah nyata dalam kehidupan masyarakat utamanya di Kampung Mayangsari.

"Kami mewakili STIE Bank BPD Jateng mencoba memberikan solusi berupa peningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang manajemen usaha UMKM yang ada di Kampung Mayangsari," ujarnya.

Dengan begitu, pelaku UMKM dapat mengelola usaha dengan lebih baik, memperluas jangkauan pasar melalui internet dengan memanfaatkan akun media sosial seperti twitter, facebook, instagram maupun berbagai jenis medsos lainnya.

"Ke depannya, jajanan dari kampung Mayangsari dan objek wisata River Tubing tidak hanya tersedia di bukalapak dan go-food, tetapi juga dapat dipesan melalui berbagai marketplace," tandasnya. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved