Berita Solo
Bejo Pengusaha Ikan Cupang Solo Tipu Rp 400 Juta Lebih: Modus Budidaya Hingga Gelapkan Uang Kontes
Bisnis ikan Cupang tengah menjadi salah satu bisnis yang digandrungi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini.
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Bisnis ikan Cupang tengah menjadi salah satu bisnis yang digandrungi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini.
Nilai investasi pengusaha Cupang bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Seperti yang dilakukan salah satu pengusaha Ikan Cupang asal Solo berinisial DP.
Ia, tak tanggung-tanggung menginvestasikan uangnya sebanyak Rp 300 juta, untuk bisnis ikan cupang.
Namun, dia ditipu mitra bisnisnya, hingga dia membuat postingan.
Sebuah postingan di media sosial (Medsos) viral menunjukan bukti laporan polisi dan wajah seorang diduga pengusaha cupang yang membawa kabur uang total Rp 300 juta.
Dalam postingan tersebut, dijelaskan rincian uang yang dibawa kabur pelaku yakni uang kontes cupang, plasma ikan cupang, dan uang indukan cupang, serta menggadaikan mobil yang belum lunas.
TribunSolo.com menemui seorang korban berinisial DP.
DP mengatakan, dirinya sudah menginvestasikan uang sebesar Rp 85 juta pada pelaku MR atau dikenal Bejo.
"Dia pengusaha asal Laweyan, Kota Solo," papar korban yang meminta namanya diinisial pada TribunSolo.com, Selasa (13/4/2021).
DP mengatakan, awalnya pelaku menawarkan investasi kerjasama pembudidayaan ikan cupang.
"Saya kenal pertama dari facebook kemudian saya sering jual beli cupang dengan pelaku," papar dia.
"Dia (pelaku) menawarkan plasma ikan dan saya tertarik investasi pada Bejo," kata DP.
Investasi yang dilakukan mulai dari renovasi kolam di kawasan losari.
Setelah kolam jadi, Pelaku meminta untuk DP mengisi kolam tersebut dengan ikan cupang jenis top yakni top Thailand dan indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tangkapan-layar-postingan-pelaku-pengelapan-uang-cupang.jpg)