Breaking News:

Ramadan

Warung Makan Jualan Siang Hari Saat Bulan Puasa akan Didenda Rp 50 Juta

Pemkot Serang mengancam akan menjatuhi denda bagi warung makan yang nekat jualan siang hari saat bulan puasa.

kompas.com
Petugas Satpol PP Kota Serang menempelkan imbauan di salah satu rumah makan, Rabu (14/4/2021).(KOMPAS.com/RASYID RIDHO) 

TRIBUNJATENG.COM - Pemkot Serang mengancam akan menjatuhi denda bagi warung makan yang nekat jualan siang hari saat bulan puasa.

Nominal denda yang disebutkan adalah Rp 50 juta.

Tak hanya itu, pemilik warung terancam penjara selama 3 bulan.

Hal tersebut tertuang dalam surat Imbauan Bersama nomor 451.13/335 -Kesra/2021 tentang Peribadatan Bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Diatur bahwa restoran dan sejenisnya tutup pada pukul 04.30 WIB hingga 16.00 WIB.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang Tb Hasanudin mengatakan, jika ada pengelola restoran, rumah makan dan kafe yang nekat beroperasi pada saat waktu yang dilarang, maka bisa terancam sanksi berupa hukuman 3 bulan penjara.

Selain itu, pengelola restoran dan yang lainnya bisa terkena denda maksimal Rp 50 juta.

"Bilamana masih melaksanakan, masih buka, masih melayani di siang hari, maka itu akan dikenakan sanksi."

"Sanksinya pidana bisa berbentuk sanksi kurangan badan lebih kurang 3 bulan dan sanksi uang maksimal Rp 50 juta," kata Tb Hasanudin kepada wartawan usai melakukan pengawasan, Rabu (14/4/2021).

Hasanudin mengatakan, tindakan tegas itu sesuai dengan Pasal 10 dan Pasal 21 ayat 4 Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 2 Tahun 2010.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved