Breaking News:

Berita Semarang

Remaja Masjid Ash-Shiddiq Kalipancur Isi Waktu dengan Menggelar Pesantren Ramadan

Remaja Masjid Ash-Shiddiq, Kel Kalipancur mengisi bulan Ramadan ini dengan menggelar Pesantren Ramadan.

Istimewa
Para narasumber menyampaikan materi dalam Pesantren Ramadan yang digelar remaja masjid di Masjid Ash-Shiddiq, Kelurahan Kalipancur, Ngaliyan, Kota Semarang, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Remaja Masjid Ash-Shiddiq, Kelurahan Kalipancur, Ngaliyan, Kota Semarang, mengisi bulan Ramadan ini dengan menggelar Pesantren Ramadan yang digelar setiap Jumat sore.

Sekretaris Panitia Pesantren Ramadan, Muhammad N

Para narasumber menyampaikan materi dalam Pesantren Ramadan yang digelar remaja masjid di Masjid Ash-Shiddiq, Kelurahan Kalipancur, Ngaliyan, Kota Semarang, kemarin.
Para narasumber menyampaikan materi dalam Pesantren Ramadan yang digelar remaja masjid di Masjid Ash-Shiddiq, Kelurahan Kalipancur, Ngaliyan, Kota Semarang, kemarin. (Istimewa)

ur Faiq mengatakan, Pesantren Ramadan telah resmi dibuka Jumat (16/4/2021) pekan lalu. Kegiatan ini akan dilangsungkan setiap Jumat selama Ramadan.

Dalam Pesantren Ramadan, para remaja di Kelurahan Kalipancur mendapatkan motivasi dan inspirasi dari berbagai narasumber yang dihadirkan.

"Remaja masjid saat ini harus mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Sehingga, yang didalami tidak terbatas pada ilmu agama saja. Sehingga narasumber yang kami hadirkan berasal dari berbagai unsur," kata Faiq, dalam keterangannya, Senin (19/4/2021).

Selain untuk lebih menyiapkan generasi muda di masa mendatang, Pesantren Ramadan juga dimaksudkan agar remaja masjid yang mengikuti kegiatan tersebut mampu menangkap peluang di era digital.

Karenanya, berbagai materi disampaikan narasumber kepada para remaja peserta pesantren. Di antaranya peluang remaja di era digital yang diisi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Ivet (Unisvet) Semarang, Tri Leksono.

"Harapannya nanti remaja lingkungan masjid sini bisa lebih familiar dengan dunia digital, utamanya sekarang youtube. Contohnya yang viral ada Atta Halilintar, seorang youtuber yang nikahannya dihadiri Presiden. Dan masih banyak contoh youtuber sukses lainnya," ucapnya.

Materi lain yang tak kalah penting yaitu tentang Pemimpin Idola yang diisi oleh Ketua Takmir Masjid Ash-Shiddiq yang kini juga menjabat sebagai Camat Ngaliyan, Agus Priharwanto.

Kemudian materi Menjadi Pemuda Islam yang Berakhlaqul Karimah diisi seorang dosen Muhamad Amin. Serta materi Sukses Mewujudkan Cita-cita diisi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang, Bunyamin.

"Jumat depan ada materi vlogger dan Youtuber yang akan diisi oleh jurnalis sekaligus youtuber di Semarang. Nanti setelah teori ada sesi praktik langsung, dari mulai ambil video, ngedit, hingga mengupload di youtube," tambahnya.

Faiq berharap agar kegiatan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal para remaja masjid. Apalagi melihat pembicaranya adalah orang-orang yang kompeten di bidangnya.

Seorang peserta Pesantren Ramadan, Iqbal Rafli Rachmanandi mengaku senang bisa mengikuti Pesantren Ramadan tersebut. Ia mengatakan bisa menambah wawasan untuk bekal hidupnya ke depan.

"Saya berharap agar kegiatan semacam ini bisa terus dilanjutkan meskipun nanti bulan Ramadan telah usai," harapnya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved