Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Polsek Tembalang Guyur Tahanan dengan Tausiah dan Rapal Asmaul Husna: Biar Tambah Religius

Zaenal Arifin dan para tahanan lain khusyuk lafalkan Asmaul Husna di  Ruang Tahanan Polsek  Tembalang).

Penulis: iwan Arifianto | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, Semarang - Zaenal Arifin dan para tahanan lainnya tampak khusyuk melafalkan Asmaul Husna di  Ruang Tahanan Polsek  Tembalang, Selasa (20/4/2021).

Meski dikurung di dalam jeruji besi, tak menyurutkan niat mereka untuk  rajin beribadah selama ramadan. 

Mereka rutin selepas salat duhur  melantunkan Asmaul Husna, Yasinan dan tadarus Al-quran.

Selepas itu, para napi

Para tahanan di Polsek Tembalang tampak khusyuk mengikuti tausiah dan baca asmaul husna, di Kota Semarang, Selasa (20/4/2021).
Para tahanan di Polsek Tembalang tampak khusyuk mengikuti tausiah dan baca asmaul husna, di Kota Semarang, Selasa (20/4/2021). (Tribun Jateng/Iwan Arifianto)

diberi tausiah oleh Bripka Nur Zaeni anggota Provos yang membidangi kegiatan kerohanian Polsek Tembalang.

"Kami selama ramadan ini berupaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan para napi dengan kegiatan kerohanian khususnya bagi napi beragama islam," terang Kapolsek Tembalang Kompol R Arsadi.

Para napi yang mendapatkan suntikan keagamaan tersebut diharapkan semakin meningkatkan religiusitas sehingga mereka memiliki sifat lebih baik.

"kami sampaikan kepada para tahanan orang baik itu bukan yang tak pernah melakukan kesalahan tetapi manusia yang bisa menyadari setiap kesalahan yang telah dilakukannya. Lalu secara sadar mau mengubah diri dan tidak mengulangi kesalahan yang sama," paparnya.

Dia menambahkan, selama ramadan disediakan menu berbuka dan sahur bagi tahanan muslim.

Disediakan pula takjil gratis seperti kurma, kolak dan lainnya.

"Kami tetapkan protokol kesehatan di dalam tahanan seperti sediakan masker, hand sanitizer agar para napi tetap patuh prokes," katanya.

Sementara seorang Napi, Zaenal Arifin mengatakan, rutin mengikuti kegiatan rohani yang dilakukan Polsek Tembalang selama ramadan lantaran untuk mengobati suntuk selama di penjara.

"Sekaligus untuk menabung pahala sebab selama ini hanya menabung dosa," kata  mantan pejudi itu.

Napi lain, Muhrodli (50) mengaku, baru pertama kali masuk jeruji besi sehingga tak menyangka kalau di penjara Polsek masih ada kegiatan keagamaan.

"Saya kira di sini tidur-tidur saja sambil nunggu sidang namun ternyata ada juga kegiatan keagamaan," terangnya. (Iwn)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved