Breaking News:

Berita Batang

Ratusan Industri di Batang Langgar Perda RTRW Ekploitasi Air Bawah Tanah

Ratusan industri di Batang melanggar peraturan daerah Rencana Tata Ruang Wilayah RTRW.

TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang, Yulianto. 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Ratusan industri di Batang melanggar peraturan daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Pasalnya, hampir semua industri dalam mencukupi kebutuhan air untuk perusahaan menggunakan air bawah tanah.

Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Pudam), Yulianto mengatakan Pudam Sendang Kamulyan mendapat instruksi dari Bupati Batang untuk mendata industri yang menggunakan air dalam agar beralih menggunakan Pudam Sendang Kamulyan.

“Untuk antisipasi terjadinya amblasnya tanah, Perda RTRW telah melarang industri dan perusahaan mengeksploitasi air bawah tanah," tutur Yulianto, Selasa (20/4/2021).

Menurutnya, ekploitasi air bawah tanah yang begitu besar mengakibatkan adanya ketidak seimbangan antara pengambilan dan pemulihan ait tanah, sehingga terjadi kekosongan air pada tanah yang menyebabkan terjadinya intrusi dan amblesnya tanah.

“Intrusi air laut di Kabupaten Batang sudah mencapai 5 kilometer, kalau ini dibiarkan terus menerus akan berbahaya,” imbuhnya.

Ia menambahkan Pudam Sendang Kamulyan siap memenuhi kebutuhan air bersih industri.

“Kami akan menyiapkan infrastruktur yang airnya mengambil dari PDAB (Perusahaan Daerah Air Bersih) SPAM Regional Petanglong,” pungkasnya.(din)

Penulis: dina indriani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved