Breaking News:

Berita Semarang

Anak Hilang di Semarang, Hingga Tengah Malam Hanya Ditemukan Kaus di Dekat Rel Kereta dan Kuburan

Seorang anak berumur sekitar lima tahun berinisial DS, warga Purnosari RT 6 RW 2, Kemijen, Semarang Timur,

KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERA
Ilustrasi rel kereta api 

Penulis: Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang anak berumur sekitar lima tahun berinisial DS, warga Purnosari RT 6 RW 2, Kemijen, Semarang Timur, Kota Semarang dikabarkan tak diketahui keberadaannya sejak Selasa (20/4/2021) siang.

Hingga kini pada Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 01.18 WIB, DS masih tak diketahui keberadaannya.

Anak laki-laki tersebut sudah tak terlihat di rumah sejak Selasa siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Bandar Lampung, Ramadhan Hari ke-9, Rabu 21 April 2021

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Bengkulu, Ramadhan Hari ke-9, Rabu 21 April 2021

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Palembang, Ramadhan Hari ke-9, Rabu 21 April 2021

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Padang, Ramadhan Hari ke-9, Rabu 21 April 2021

Para keluarga, perangkat daerah setempat beserta relawan tengah mencari keberadaan DS di wilayah Semarang Timur.

DS terakhir diketahui mengenakan kaus bergambar Tayo warna kuning dan celana pendek warna kuning.

Ciri-ciri lainnya yakni berambut hitam dan kurang lancar dalam berbicara.

Perkembangan terkini berdasarkan informasi yang dihimpun, hanya kaus kuning milik DS yang ditemukan di sekitaran rel kereta api di daerah Pengapon dekat Depo Pertamina.

Dengan begitu ciri-ciri yang melekat hanya celana kuning yang dikenakan DS.

"Dari telepon dengan ibu saya, masih belum ditemukan, cuma ditemukan kaus kuning di tengah rel kereta api dekat kuburan," ujar Astuti, kakak DS.

Lokasinya masih belum jelas karena ibu saya dalam kondisi menangis.

Minta doanya dahulu mudah-mudahan adik saya segera ditemukan," tambahnya.

Para keluarga juga telah melaporkan peristiwa itu kepada RT, RW dan Kelurahan setempat.

Mereka juga berencana melaporkan kehilangan tersebut kepada Kepolisian pada pagi harinya.

Keluarga yang tengah dalam kepanikan, waswas dan suasana duka sangat berharap menemukan DS. (rez)


Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: rival al manaf
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved