Breaking News:

Berita Nasional

CEO EDCCash Jadi Tersangka dan Ditahan, Polisi: Jumlah Korban Terus Bertambah

Enam orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan investasi ilegal E-Dinar Coin (EDC) Cash.

Editor: M Syofri Kurniawan

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Enam orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan investasi ilegal E-Dinar Coin (EDC) Cash.

Satu di antaranya, CEO EDCCash, Abdulrahman Yusuf.

"Enam orang (tersangka), termasuk CEO-nya itu ditahan. Ditangkap kemarin," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: 12 Quotes dan Kata-kata Bijak RA Kartini untuk Wanita Indonesia

Baca juga: Jozeph Paul Zhang Tersangka Penistaan Agama yang Miliki 53,6 Ribu Subscriber & 595 Video

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Semarang Tadi Malam, Pemotor Asal Grobogan Tewas

Baca juga: Penting! Ini Tanda Pria Telah Mencintai Setulus Hati

Para tersangka ditangkap atas laporan bernomor LP/135/2021/Bareskrim tanggal 22 Maret 2021.

Para tersangka dijerat atas dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Ramadhan mengatakan, polisi telah melakukan penggeledahan di rumah tersangka Abdulrahman Yusuf dan H.

Dari rumah Abdulrahman Yusuf, polisi menyita 14 kendaraan roda empat, uang tunai dalam mata uang rupiah dan asing, serta barang mewah.

Demikian pula dari rumah H, polisi menyita sejumlah barang bukti.

Ramadhan menyampaikan, polisi juga sudah memeriksa para korban investasi ilegal EDCCash.

Menurut dia, hingga kini korban terus bertambah.

"Para korban sudah dilakukan pemeriksaan dan jumlahnya terus bertambah," ujar dia. 

EDCCash ditetapkan sebagai platform investasi ilegal sejak Oktober 2020.

Pada 14 April 2021, sejumlah korban EDCCash melaporkan dugaan tindakan penipuan dan penggelapan ke Bareskrim Polri. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bos EDCCash Jadi Tersangka dan Ditahan Bareskrim Polri "

Baca juga: Dirjen Kemendikbud Hilmar Akui Ada Kesalahan di Dokumen Kamus yang Hapus KH Hasyim Asyari

Baca juga: Jemput Saudara dari Arab Saudi, Mobil Rombongan Keluarga Tabrakan dengan Truk Fuso

Baca juga: Airlangga Hartarto: Sukses PPKM Mikro Dorong Optimisme dan Daya Beli Masyarakat

Baca juga: Setelah Jambret Tas Wanita, 2 Pemuda Jatuh Tertimpa Motor Lalu Dihajar Warga

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved