Berita Sragen

Terminal Pilangsari Sragen Tampak Lengang, Kebanyakan Penumpang Turun di Pinggir Jalan

Bahkan selama hampir setengah jam, tidak ada bus AKAP maupun angkot yang masuk bahkan keluar dari Terminal Pilangsari

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Setelah dilakukan pengetatan mobilitas Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) terkait larangan mudik, Terminal Pilangsari, Sragen sangat sepi.

Sebelumnya, larangan mudik baru akan diberlakukan pada (6-17/5/2021), hal ini bukan lain guna menekan penyebaran virus corona di Indonesia.

Pantauan Tribunjateng.com di lokasi, Terminal Pilangsari nampak lengang bahkan sangat sepi. Aktifitas perdagangan seperti penjualan tiket juga sangat sepi.

Hanya ada satu bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sedang terparkir di bagian belakang terminal. Juga ada sejumlah angkot yang terparkir tanpa penumpang.

Bahkan selama hampir setengah jam, tidak ada bus AKAP maupun angkot yang masuk bahkan keluar dari Terminal Pilangsari.

"Sampai saat ini terlihat di Terminal Pilangsari belum ada pemudik yang datang," kata Kepala Terminal Pilangsari Sabarmanto kepada Tribunjateng.com, Jumat (23/4/2021).

Jika nantinya ada pemudik, Sabar mengatakan prosedur di terminal hanya akan memantau terkait protokol kesehatan (Prokes). Seperti cek suhu tubuh, cuci tangan dan wajib memakai masker.

Kendati demikian, pihaknya berharap bagi calon pemudik agar bisa mengindahkan himbauan dari pemerintah agar tidak perlu mudik.

"Bagi calon pemudik yang mengindahkan himbauan itu tentunya tidak dilaksanakan mudik. Kami yang ada di lapangan hanya mengantisipasi saja manakala nanti ada kecolongan pemudik yang pulang," terangnya.

Pemudik Jarang Turun di Terminal

Berkaca dari tahun sebelumnya, Sabar mengatakan pemudik tidak banyak yang turun di terminal. Melainkan di pinggir-pinggir jalan raya biasa bus menurunkan penumpang.

Jika di Sragen, pemudik atau kernet bus lebih sering menurunkan penumpang di pintu keluar tol Sragen atau perempatan Pungkruk, Nglorog, maupun di Perempatan Pilangsari.

"Pengalaman yang kemarin-kemarin, pemudik tidak mesti turun di terminal. Setelah adanya jalan tol bisa saja turun exit toll atau dipinggir jalan-jalan jadi tidak terkhusus di Terminal Pilangsari," katanya.

Dengan turunnya penumpang atau pemudik di pinggir-pinggir jalan, Sabar mengaku pihaknya kesulitan untuk memantau kedatangan para pemudik.

Sebelum Pandemi Covid-19, Sabar mengaku terminal ramai di H-7 lebaran. Namun sejak tahun lalu, ketika Pandemi Covid-19 datang aktifitas di terminal sangat sedikit.

"Tahun lalu terminal juga sepi, kalau sebelum Pandemi h-7 sudah ramai. Selain itu juga pola pikir masyarakat sudah tau untuk tidak mudik agar memutus penyebaran Covid-19," lanjut dia.

Meskipun terpantau sepi, Sabar mengatakan tetap akan ada posko gabungan menjelang lebaran dengan Polri serta dari dinas kesehatan.

Hanya saja, karena pada malam hari Terminal Pilangsari sangat sepi, bisa saja dialihkan ke tempat lain yang lebih strategis untuk mengantisipasi pemudik. (uti)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved