Breaking News:

Berita Video

Video Kisah Mbah Cungkrung dan Masjid Gambiran Pusat Penyebaran Islam di Pati

Amal menyebut, Mbah Cungkrung diyakini merupakan murid dari Sunan Muria. Disebutkannya, Mbah Cungkrung berdakwah dengan corak tasawuf

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Berikut ini video kisah Mbah Cungkrung dan Masjid Gambiran pusat penyebaran Islam di Pati.

Gambiran adalah nama satu dukuh yang berada di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo.

Sejarawan setempat, Amal Hamzah, meyakini bahwa Gambiran dahulu merupakan pusat keagamaan Islam di Bumi Mina Tani.

Dia juga memiliki teori bahwa Masjid Baiturrohim Gambiran dahulu merupakan masjid utama di Pati, sebelum berpindah ke Masjid Agung Baitunnur di Alun-Alun Pati.

Syiar Islam di Pati yang berpusat dari Gambiran tidak terlepas dari sosok Mbah Cungkrung, yang makamnya terletak sekitar 30 meter di sebelah selatan masjid.

Tokoh yang diyakini sebagai waliyullah ini oleh masyarakat setempat diperingati haul-nya setiap 1 Syuro.

“Nama aslinya tidak diketahui. Adapun cungkrung kalau menurut orang Jawa diambil dari kata ‘jungkrung’ yang artinya ‘sujud’. Nama Mbah Cungkrung diambil dari kebiasaan beliau sujud dalam salat,” ujar Ketua Yayasan Baiturrohim ini, Senin (19/4/2021).

Amal menyebut, Mbah Cungkrung diyakini merupakan murid dari Sunan Muria. Disebutkannya, Mbah Cungkrung berdakwah dengan corak tasawuf.

“Karena Sunan Muria wafat pada pertengahan abad 16, Mbah Cungkrung juga berdakwah pada kisaran masa itu. Masjid Baiturrohim Gambiran dibangun oleh Mbah Cungkrung sebagai pusat syiar agama. Oleh warga setempat masjid ini juga disebut sebagai Masjid Wali,” kata Guru SMAN 1 Pati ini.

Amal mengatakan, Masjid Gambiran memiliki arsitektur kuno dengan atap limas bersusun seperti Masjid Agung Demak.

Halaman
123
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved