Breaking News:

Berita Semarang

 Pemkot Semarang Siapkan 9 Posko Penyekatan Pemudik, Ini Titiknya

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, saat ini masih dalam persiapan pendirian posko di titik-titik pemantauan tersebut

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
TribunJateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Posko penyekatan di Mangkang mulai didirikan, Senin (26/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang menyiapkan posko penyekatan kendaraan untuk mengantisipasi para pemudik jelang Idul Fitri 2021.

Ada sembilan titik posko pemyekatan di perbatasan masuk Kota Semarang yaitu gerbang tol Kalikangkung, Mangkang, Podorejo, Terminal Sisemut, Genuk, Penggaron, Tol Banyumanik, Taman Unyil, dan Cangkiran.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, saat ini masih dalam persiapan pendirian posko di titik-titik pemantauan tersebut.

Nantinya, posko akan dijaga oleh tim gabungan terdiri dari Polrestabes, TNI, Dishub, Satpol PP, dan Dinkes Kota Semarang. 

"Ada sembilan titik posko gabungan untuk penyekatan warga yang masuk Semarang. Kami koordinasi sama TNI Polri sembilan titik itu. Mudah-mudahan bisa meminimalkan orang yang masuk ke Semarang maupun yang keluar dari Semarang," papar Hendi, sapaannya, saat rapat persiapan jelang Idulfitri, di sitroom Balai Kota Semarang, Senin (26/4/2021).

Lebih lanjut, Hendi meminta lurah dan camat memberikan imbauan kepada warganya mengenai kebijakan larangan mudik ini.

Dia juga mengingatkan lurah, camat, bersama TNI Polri untuk mengaktifkan kembali patroli pemantauan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing untuk mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19.

"Lurah camat harus beri imbauan kepada masyarakat. Dishub harus beri sanksi. Kami ingatkan lagi patroli, sidak pemantauan, harus aktif lagi," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro P Martanto mengatakan, posko penyekatan sama seperti posko yang didirikan pada 2020 lalu.

Hanya saja, ada penambahan satu posko yakni di Podorejo.

Jalur Podorejo merupakan jalan alternatif yang dimungkinkan menjadi jalan tikus bagi pemudik.

Seluruh kendaraan berplat luar kota akan dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur tanpa terkecuali.

Pemeriksaan berupa pengecekan suhu tubuh, surat perjalanan dinas, dan surat keterangan bebas Covid-19.

"Jika kedapatan pengendara dari luar kota, suhu tubuhnya tinggi akan langsung dites swab. Jika hasilnya reaktif, maka akan dibawa ke ruang karantina di rumah dinas wali kota," terangnya. 

Sementara itu, pemantauan di pusat kota juga dilakukan. Endro menyebut, Dishub akan membuat posko di Tugu Muda untuk memantau arus kendaraan selama Idulfitri. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved