Berita Solo
Antisipasi Pemudik Awal di Solo, Satgas Jogo Tonggo Kerja Lebih Awal
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memerintahkan Satgas Jogo Tonggo dan Bhabinkamtibmas memantau wilayahnya bila ditemui pemudik.
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rival al manaf
Penulis: Muhammad Sholekan
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memerintahkan Satgas Jogo Tonggo dan Bhabinkamtibmas memantau wilayahnya bila ditemui pemudik yang tiba lebih awal.
Ade menegaskan, Satgas Jogo Tonggo wajib berkoordinasi secara efektif dengan Satgas Covid-19 tingkat kota agar bila ditemui pemudik segera memperoleh penanganan.
Dia mengatakan meskipun larangan mudik oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada 1-17 Mei, namun Satgas Jogo Tonggo saat ini telah bersiap.
Pemerintah juga memiliki akses karantina bagi para pemudik ke Asrama Haji Donohudan.
Baca juga: Pemkot Solo Larang Mudik, Optimalkan Peran Jogo Tonggo
Baca juga: Cegah Pemudik Curi Start, Pemkab Semarang Bakal Intensifkan Satgas Jogo Tonggo
Baca juga: Antisipasi Pemudik Colongan, Posko Jogo Tonggo dan Posko Desa Akan Disiapkan
“Sekarang juga sudah dipantau. Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga sudah kami arahkan. Ketentuan wajib lapor 1x24 jam diefektifkan untuk mendeteksi pendatang,” ucap Ade saat dikonfirmasi, Selasa (27/4/2021).
Dia meminta, masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan serta tidak mudik, mengingat angka penyebaran Covid-19 tidak bisa disepelekan.
Dia menambahkan, mulai 1 Mei pemudik reaktif maupun nonreaktif langsung dikarantina di Solo Techno Park (STP) maupun Asrama Haji Donohudan. Satgas Jogo Tonggo juga dituntut bergerak mendeteksi lebih awal.
Selain itu, Ade menambahkan 5 pos pam saat ini telah disiapkan kepolisian. Petugas di pos pam akan mengecek kendaraan yang diduga pemudik.
Menurutnya, Satgas Penanggulangan Covid yang berisi personel gabungan akan menerapkan regulasi secara keras untuk memutus rantai virus corona.
“Sanksi hukum tegas menjaga agar dipatuhi. Ada undang-undang karantina kesehatan, wabah penyakit menular, akan kami terapkan jika ada perlawanan,” papar dia.
Ia menambahkan mengingat setahun lalu, libur Lebaran membuat angka kenaikan Covid-19 melonjak.
Baca juga: Program Jogo Tonggo Inisiator Ganjar Pranowo Raih Penghargaan Pembangunan Daerah 2021 Bappenas
Baca juga: Jateng Siap Laksanakan PPKM Skala Mikro Instruksi Kemendagri, Ganjar: Sudah Kita Lakukan Jogo Tonggo
Seluruh pihak tidak menginginkan hal itu terulang kembali. Sehingga diciptakan regulasi tegas mengatur libur Lebaran.
Ia menambahkan selain menyiapkan lima pos pengamanan di akses masuk Kota Solo, Satgas Jogo Tonggo wajib memantau dan mengidentifikasi jika ada pemudik.
Satgas itu berkoordinasi langsung dengan satgas di tingkat Kota Solo untuk menjemput pemudik itu.
Dia menambahkan lokasi karantina mulai beroperasional pada 1 Mei mendatang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/launching-mal-siaga-candi.jpg)