IAMI Pastikan Kesiapan Penerapan Euro-4
PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyatakan kesiapannya menerapkan standar emisi Euro 4 yang diminta pemerintah.
Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: Vito
“Pemerintah ingin industri nasional menerapkan standar yang sesuai dengan standar global. Industri otomotif kita harus mengacu standar global. Jadi tidak hanya mampu menjadi tuan rumah di negera sendiri, tapi juga mampu ekspor,” tuturnya.
Dia menambahkan, penerapan Euro 4 ditunda hingga 7 April 2022 karena terkendala pandemi covid-19. Sedangkan standar Euro 4 untuk kendaraan berbahan bakar bensin telah dilakukan pada 2018.
Dodiet menjelaskan, kebijakan penerapan standar Euro 4 untuk kendaraan diesel itu sebenarnya sudah dicanangkan lama. Pemerintah memberi waktu agar industri bersiap. Selain itu pemeritah juga berusaha memastikan ketersediaan BBM yang sesuai standar Euro4 di seluruh Indonesia.
Ia optimistis industri otomotif nasional akan terus tumbuh. Saat ini saja, penjualan otomotif yang sempat terpuruk karena pandemi, sudah mulai tumbuh.
Penjualan ritel otomotif pada Maret 2021 telah di atas 77.000 unit, sedangkan bulan sebelumnya sekitar 46.000 unit. “Kenaikan 65 persen ini merupakan optimisme pasar, bagaimana sektor otomotif mulai tumbuh, bisa jadi jump start pemulihan sektor otomotif,” ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/isuzu-emisi-euro-4.jpg)