Berita Solo

Ini 3 Fase Larangan Mudik di Solo Berikut Konsekuensi bagi yang Melanggar

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan, sesuai arahan dari pusat, ada 3 fase pada saat pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2021

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan, sesuai arahan dari pusat, ada 3 fase pada saat pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2021. 

Fase pertama 22 April-5 Mei, fase kedua 6-17 Mei, dan fase ketiga 18-24 Mei 2021. 

"Fase pertama ini untuk mengantisipasi pemudik awal. Fase kedua adalah pelaksanana penyekatan mudik lebaran.

Sedangkan fase ketiga untuk pemudik pasca atau saat arus balik nanti," ungkapnya, Rabu (28/4/2021). 

Untuk 3 fase tesebut, lanjut Ade, memiliki tiga kebijakan sendiri-sendiri. 

Untuk fase pertama, jika hasil tes negatif maka mereka diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

Namun, hasilnya positif akan dibawa ke lokasi isolasi Asrama Haji Donohudan. 

Mantan Kapolres Karanganyar itu menjelaskan, kebijakan yang sama akan diberlakukan pada fase ketiga. 

"Sedangkan untuk fase kedua atau tanggal 6-17 Mei, CB-nya jelas, bila hasilya negatif atau non reaktif, akan dibawa ke Solo Techno Park (STP) kalau hasilnya reaktif atau positif akan dibawa ke Asrama Haji Donohudan," ungkapnya. 

Ade mengatakan, langkah yang sama juga akan diberlakukan pada empat pos yang lain. Antara lain di Palang Joglo, Banyuanyar, Jurug, dan Tugu Makuta. 

"Untuk jalur tikus tetap kita sisir. Apabila lolos masih ada Satgas Jogo Tonggo yang akan memantau. Fungsi Bhabinkamtibmas sudah saya minta berkoodinasi dengan Jogo Tonggo," jelasnya. 

Selain di jalan raya, kebijakan screening  yang sama juga diberlakukan pada pos yang ada di terminal dan stasiun. Untuk lokasi tersebut tes mengunakan Genose. 

"Beberapa waktu penumpang yang turun di terminal ada yang reaktif saat dites, langsung kita kirim ke ke Donohudan. Hasilnya positif tapi tanpa gejala," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved