Breaking News:

Maling Tak Berpengalaman Jual Ikan Koi di Medsos Karanganyar, Polisi Senyum-senyum

Dua pemuda berinisial DK (28) dan RN (24) berhasil diamankan Satreskrim Polres Karanganyar usai kedapatan menjual ikan hias Koki hasil curian.

Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Polisi saat memperlihatkan barang bukti berupa ikan hias Koki hasil curian. 

Penulis: Agus Iswadi.

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dua pemuda berinisial DK (28) dan RN (24) berhasil diamankan Satreskrim Polres Karanganyar usai kedapatan menjual ikan hias Koki hasil curian di media sosial. 

Kasus pencurian itu bermula dari laporan pemilik ikan, Warsito (29) warga Perum Pandeyan Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar.

Korban mengaku telah kehilangan ikan hias Koki sejumlah 50 ekor dalam kurun waktu Februari hingga Maret 2021.

Ikan hias itu berada di kolam teras rumah.

Total kerugian akibat kejadian itu ditaksir sekitar Rp 10 juta.

Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Kresnawan Hussein menyampaikan, usai mendapatkan laporan itu, anggotanya lantas melakukan penyelidikan dan diketahui ada seorang yang menjual ikan yang ciri-cirinya sama dengan milik korban melalui media sosial.

Di sisi lain, korban pun dapat menjelaskan ciri-ciri bahwa ikan itu miliknya serta memiliki beberapa foto-foto ikan tersebut.

Semula pencurian itu dilakukan satu pelaku, kemudian aksi selanjutnya dia mengajak seorang rekannya.

Ikan yang telah berhasil diambil dari dalam kolam kemudian disimpan di saku jaket, tas, bagai sepeda motor yang telah disiapkan.

"Ikan hidup dimasukan ke kantong, dia sudah memperkirakan kuat ya berapa lama," katanya saat konferensi pers, Rabu (28/4/2021).

Dia menuturkan, ikan hasil curian itu lantas dijual pelaku secara online. Saat menangkap pelaku, kepolisian dapat mengamankan barang bukti berupa 7 ekor hias, tas, dua sepeda motor matic.

Atas perbuatannya, keduanya diancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun.

Saat ditanya, seorang pelaku mengatakan, dalam kurun waktu Februari hingga Maret telah menjual 23 ekor ikan hias. Uang hasil penjualan itu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Dijual borongan seharga hampir Rp 300 ribu," ungkapnya.

Penulis: Agus Iswadi
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved