Larangan Mudik
Pemudik Sudah Terpantau di Pekalongan, Sengaja Pulang Lebih Awal Hindari Penyekatan
Walaupun sudah ada larangan mudik dari pemerintah, sejumlah pemudik yang berasal dari luar kota semakin berdatangan ke Kabupaten Pekalongan.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: rival al manaf
Penulis : Indra Dwi Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Walaupun sudah ada larangan mudik dari pemerintah, sejumlah pemudik yang berasal dari luar kota semakin berdatangan ke Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Pantauan Tribunjateng.com, pada Rabu (28/4/2021) sejak pukul 02.00 WIB hingga 03.45 WIB dini hari, puluhan pemudik yang menggunakan jasa transportasi bus turun di traffic light Gumawang Wiradesa.
Setelah turun di traffic light Gumawang, mereka berjalan kaki ke warung-warung yang berada di sekitar Gumawang sambil menunggu bus jurusan Kalibening, Banjarnegara.
Baca juga: Jadwal Imsak & Buka di Kabupaten Pekalongan, Hari Ke-17 Ramadhan 1442 H atau Kamis 29 April 2021
Baca juga: Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas Pemerintah Kota Tegal
Baca juga: Wali Kota Dedy Yon Imbau Warga Tegal di Perantauan Tidak Mudik
Achmad Jaelani (50) warga Desa Wonosari, Kecamatan Karanganyar mengatakan, ia sengaja mudik lebih dulu dikarenakan menghindari penyekatan di jalan raya.
"Pulang kampung lebih dulu karena menghindari penyekatan di jalan raya."
"Karena, pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 sudah dilarang pulang kampung," kata Jaelani kepada Tribunjateng.com.
Selain menghindari penyekatan di jalan raya, pekerjaan juga sudah selesai.
"Saya kan kerjanya di proyek bangunan perumahan di Jakarta."
"Nah, ini proyeknya sudah selesai jadi pulang kampung lebih dulu," imbuhnya.
Saat disinggung mengenai kapan berangkat lagi ke Jakarta, ia mengatakan belum tahu kapan berangkatnya.
"Berangkatnya belum tahu, masih menunggu panggilan lagi," ucapnya.
Jaelani mengungkapkan, selama perjalanan di jalan raya tidak ada penyekatan.
"Dari Jakarta berangkat jam 20.00 WIB naik bus, selama perjalanan tidak ada penyekatan dan alhamdulilah lancar," ungkapnya.
Hal yang sama juga dikatakan Diki (29) warga Desa Karanggondang, Kecamatan Karanganyar, selama perjalanan memang tidak ada penyekatan dan lalu lintas lancar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sejumlah-pemudik-tiba-di-kabupaten-pekalongan.jpg)