Breaking News:

Berita Sragen

Pemudik Ke Sragen Langsung Tes Swab, Reaktif Langsung Isolasi di Technopark

Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada hari ini di Sragen relatif kondusif. Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mengatakan tidak ada ak

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Pelaksanaan test swab antigen yang dilakukan kepada pemudik di perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur, Sabtu (1/5/2021). 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada hari ini di Sragen relatif kondusif.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mengatakan tidak ada aksi apapun di Sragen.

Sebaliknya, H-12 jelang Hari Raya Idul Fitri, Ardi mengatakan pihaknya terus optimalkan posko PPKM Mikro di setiap desa berkolaborasi dengan pos penyekatan mudik di sejumlah titik.

"Peringatan Hari Buruh Internasional di Sragen kondusif, tidak ada aksi. Mulai hari ini kita optimalisasi posko PPKM Mikro di setiap desa berkolaborasi dengan pos penyekatan mudik," kata Ardi, Sabtu (1/5/2021).

Ardi mengatakan di 20 Polsek yang ada di Sragen sudah disediakan tempat dan petugas yang bekerjasama dengan satgas kecamatan dan Puskesmas.

Screening tiap kendaraan bermotor juga dilakukan di pos penyekatan mudik.

Bila ditemukan warga luar kota yang melintas, maka dilakukan swab di pos penyekatan.

Jika hasil reaktif diminta putar balik kendaraan. Jika ada masyarakat dengan tujuan Sragen akan diarahkan ke Polsek setempat.

"Ketika ingin ke Sragen kita arahkan ke Polsek setempat untuk diperiksa administrasi dan kesehatan oleh Puskesmas yang stand by di masing-masing Polsek. Jika reaktif akan isolasi mandiri di TechnoPark," terang Ardi.

Hal tersebut dilakukan pihaknya guna meminimalisir potensi perdebatan dengan masyarakat di posko penyekatan.

Instruksi dari Polda Jawa Tengah, prestasi kegiatan ops bukan hanya memutarbalikkan masyarakat, namun mencegah penyebaran Covid-19.

"Upaya ini sesuai arahan Jendral, bahwa prestasi kegiatan ops adalah bukan memutarbalikkan masyarakat, namun mencegah penyebaran Covid-19," katanya. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved