Breaking News:

Berita Video

Video Buruh di Blora Tuntut Omnibus Law dan Aturan Turunannya Dicabut

Para buruh menyampaikan bermacam tuntutan, di antaranya agar Omnibus Law berikut peraturan turunannya dicabut

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Berikut ini video buruh di Blora tuntut Omnibus Law dan aturan turunannya dicabut.

Sejumlah buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Kontrak Pertamima (SPKP) dan Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menggelar aksi tepat di hari buruh di depan Kantor Bupati Blora, Sabtu (1/5/2021).

Para buruh menyampaikan bermacam tuntutan, di antaranya agar Omnibus Law berikut peraturan turunannya dicabut.

Para buruh tersebut membawa sejumlah poster dan spanduk berisi tuntutan. Di antaranya poster bertuliskan 'Cabut Omnibus Law dan Seluruh PP Turunannya'.

Kemudian spanduk berwarna merah yang mereka bentangkan bertuliskan 'Catatan Buruk Pemkab Blora, Upah Buruh Tidak Dibayarkan, Kenapa Pemerintah Diam, Mana Tanggung Jawab Kalian'.

Ketua SPKP, Agung Pujo Susilo, mengatakan, selain menuntut dicabutnya Omnibus Law berikut peraturan turunannya, dalam aksi tersebut para buruh menuntut agar pemerintah turut aktif membantu buruh PT Caraka Perdana Megah agar membayar upah bulan Agustus 2017.

"Sudah empat tahun lamanya sampai sekarang belum selesai. Upaya mediasi sudah kami lakukan tapi sampai sekarang kita memandangnya pemerintah masih diam," ujar Pujo.

Pujo melanjutkan, dampak tidak dibayarkannya gaji pada Agustus 2017 itu terasa sampai sekarang.

"Satu bulan tidak gajian, maka perusahaan ini bisnisnya harus dihentikan. Komponennya itu gaji, tabungan, dan JHT," katanya.

Kemudian untuk tuntutan lain dalam aksi tersebut yakni dicabutnya Omnibus Law berikut peraturan turunannya. Hal itu dinilai sangat merugikan kaum buruh.

Halaman
12
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved