Breaking News:

Berita Kabupaten Semarang

Polisi Sebut 200 Pemudik Telah Masuk Wilayah Kabupaten Semarang

Satgas Covid-19 pada level bawah juga diwajibkan melakukan tes rapid antigen kepada setiap pendatang dari luar Kabupaten Semarang

TribunJateng.com/M Nafiul Haris
Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengecek kesiapan perlengkapan dalam apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2021 di Alun-alun Kalirejo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Memasuki H-9 hari raya Lebaran Idul Fitri 2021 Polres Semarang Kabupaten Semarang mencatat ada sebanyak 200 pemudik awal masuk wilayah Bumi Serasi.

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengatakan sejak 13 April sampai 5 Mei 2021, tercatat sejumlah 200 orang telah melakukan mudik awal dengan tujuan Kabupaten Semarang.

"Upaya-upaya kegiatan kepolisian kami telah mendirikan 14 pos pengamanan dua diantaranya di rest area tol Ungaran.

Kami juga menyiapkan fasilitas tes rapid antigen, pola penyekatan dan arus telah disiapkan," terangnya kepada Tribunjateng.com, seusai apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2021 di Alun-alun Kalirejo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (5/5/2021)

AKBP Wibowo menyatakan, mengantisipasi lolosnya pemudik dari beberapa titik penyekatan yang telah disiapkan petugas jajarannya akan memaksimalkan posko PPKM Mikro di tingkat desa.

Ia menambahkan, Satgas Covid-19 pada level bawah juga diwajibkan melakukan tes rapid antigen kepada setiap pendatang dari luar Kabupaten Semarang.

"Mayoritas pengguna jalan ini tidak melewati jalan pantura atau dalam, tetapi lebih banyak kami prediksi melalui jalur tol. Sehingga, pada rest area tol KMM 429 dan KM 456 Ungaran akan kami perketat pengecekan," katanya

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan Pemerintah Kabupaten Semarang (Pemkab) Semarang telah menyiapkan Rumah Singgah Pringapus untuk dijadikan tempat isolasi pemudik yang terindikasi Covid-19.

Dirinya mengungkapkan, rumah singgah di Rusunawa Pringapus memiliki kapasitas 112 kamar.

Kemudian, dinas terkait juga akan melakukan pendataan di tingkat Puskesmas.

"Pemudik yang tidak membawa surat bebas Covid-19 akan menjalani tes antigen secara gratis di puskesmas terdekat. Jika hasilnya positif, akan langsung diminta isolasi di rumah singgah. Seluruh rumah sakit dan puskesmas rawat inap juga sudah disiagakan,” ujarnya. (ris) 

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved