Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dhuar! 5 Bocah Pekalongan Terkapar Seketika Mercon Meledak, Kaca-kaca TPQ Pecah, Darah Berceceran

Polisi mengumpulkan barang bukti ledakan petasan yang menewaskan satu remaja dan 4 luka berat di Kelurahan Simbang Kulon Pekalongan.

Tribun Jateng/ Indra Dwi Purnomo
Polisi mengamankan bekas petasan yang menewaskan satu orang di Keluarah Simbang Kulon, Pekalongan. 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Polisi terus mengumpulkan barang bukti dan menanyakan saksi-saksi terkait ledakan petasan yang menewaskan satu remaja dan 4 luka berat di Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Hal itu diungkapkan, oleh Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto seusai melihat lokasi ledakan petasan tersebut, Kamis (6/5/2021).

"Hari ini tim kami dari Satreskrim Polres Pekalongan Kota, Sat Intel, terus gabungan Polsek Buaran dan bantuan juga dari rekan-rekan Brimob Kalibanger masih melakukan identifikasi awal, adanya laporan dari masyarakat pada hari Rabu (5/5/2021) sekitar pukul 23.00 WIB."

"Informasinya ada anak-anak yang bermain mercon dan ledakannya sangat kencang sekali," kata Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto kepada Tribunjateng.com.

Selain itu juga pihaknya, masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi.

"Dari kejadian ini memang ada 1 orang meninggal dunia dan 4 mengalami luka berat," imbuhnya.

AKBP M menuturkan, saat ini tim masih melakukan penyelidikan. Namun, tim mengalami kesulitan dikarenakan saat melakukan olah tempat kejadian perkara, lokasi sudah bersih.

"Kami kesulitan melihat TKP sudah bersih. Melihat di TKP atap bangunan kerusakannya cukup parah. Jadi kami belum bisa mengambil kesimpulan," tuturnya.

Barang bukti juga sudah diamankan, seperti kain pel untuk membersihkan darah di lokasi, kemudian pecahan kaca, lalu bekas petasan.

Diberitakan sebelumnya, ledakan keras terjadi di Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Rabu (5/5/2021) malam, diduga dari petasan.

Ledakan ini menyebabkan satu remaja meninggal dunia dan empat lainnya terluka parah.

Pantauan Tribunjateng.com, Kamis (6/5/2021) sekitar pukul 10.15 WIB, lokasi ledakan itu berada di dalam TPQ Al Amir yang berlokasi di Gang 3 Simbang Kulon.

Di dalam ruangan tersebut, keadaannya sudah bersih dan hanya sisa-sisa pecahan kaca. Terlihat juga darah yang sudah mengering berada di sekitar lokasi.

Terlihat, anggota dari Satreskrim Polres Pekalongan Kota, Inafis, Polsek Buaran, dan perangkat dari Kelurahan Simbang Kulon berada di lokasi untuk mengecek lokasi ledakan tersebut.

Lurah Simbang Kulon Maladzi mengatakan bahwa kejadian ini terjadi pada hari Rabu malam (5/5/2021).

"Awalnya warga tidak tahu mengenai adanya ledakan mercon, warga tahunya sekitar pukul 23.00 WIB terdengar suara ledakan yang sangat keras dan dikira ledakan tersebut dari trafo listrik," kata Lurah Simbang Kulon Maladzi kepada Tribunjateng.com.

Menurutnya, suara ledakan tersebut dikira warga trafo listrik yang meledak. Namun biasanya apabila trafo meledak pasti listrik akan padam.

Setelah dicek oleh warga, suara tersebut berasal dari dalam TPQ Al Amir.

"Kondisi waktu itu lima korban yang masih remaja sudah terkapar. Kemudian, warga langsung mengevakuasi korban tersebut untuk dibawa ke RSI Pekajangan dan RSUD Kraton," ujarnya.

Dalam kejadian ini korban ada yang meninggal dunia atas nama Muhammad Zyahrul Hikam (15).

"4 orang luka parah dan masih di rawat di rumah sakit," imbuhnya.

Menurutnya, ketinggian mercon yabg dirakit tingginya 1 meter dan diameternya kemungkinan sekira kaleng cat.

"Kejadian baru pertama kali terjadi di wilayahnya," ucapannya.

Sementara itu, terlihat di rumah duka korban ledakan mercon yang beralamat di RT 14 RW 05, no 30, Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran warga mulai berdatangan untuk melakukan takziah.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved