Berita Sragen

Kegiatan Dedy Endriyatno Mantan Wakil Bupati Sragen : Mulai Lagi Berbisnis, Membangun Organisasi

Setelah selesai menjabat sebagai Wakil Bupati Sragen periode 2016-2021, Dedy Endriyatno akan kembali mulai berbisnis hingga membangun organisasi.

Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Wakil Bupati Sragen periode 2016-2021 Dedy Endriyatno 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Setelah selesai menjabat sebagai Wakil Bupati Sragen periode 2016-2021, Dedy Endriyatno akan kembali mulai berbisnis hingga membangun organisasi.

Dedy juga tetap melanjutkan karirnya di dunia politik bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah membersamainya sejak terjun di dunia politik.

"Kembali ke rutinitas yang lama, membangun bisnis, membangun partai. Tentu tetap di politik," kata Dedy ditemui usai serah terima jabatan PLH Bupati di Pendopo Sumonegaran Rumdin Bupati Sragen.

Terkait sikap politik, Dedy mengatakan karena dirinya bagian dari partai politik (parpol) dirinya akan mengikuti sikap parpol seperti apa.

Namun Dedy juga menggarisbawahi bahwa dirinya merupakan sahabat dari petahana Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

"Sikap saya bagaimana? Saya ikut sikap partai karena saya orang partai berarti saya ikut didalamnya. Tapi juga tidak bisa dilupakan bahwa saya adalah sahabat dari Mbak Yuni," lanjut Dedy.

Dia melanjutkan di Kabupaten sendiri tidak ada oposisi, Pemerintah daerah terdiri dari Bupati dan DPRD sehingga tidak ada oposisi. Dirinya akan tetap kritis namun konstruktif saja.

"Kalau itu bisa disampaikan kenapa harus demo yang penting tujuannya tercapai," imbuh Dedy.

Sebelum menjadi Wabup Sragen, Dedy adalah anggota DPRD Kabupaten Sragen selama dua periode. Dirinya juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD selama satu tahun.

Uban pertama di DPRD

Ketika berbincang dengan Tribunjateng.com, Dedy mengaku awalnya enggan melenggang di kursi Pemerintah Kabupaten Sragen. Dia mengaku uban pertamanya ada sejak dirinya duduk di kursi legislatif.

Setelah usai menjabat sebagai Wakil Bupati, Dedy menyesal karena lebih banyak yang tidak dilakukan daripada hal yang dilakukan.

Meskipun tidak lagi duduk di kursi Wakil Bupati, Dedy akan terus memantau sistem pemerintahan yang akan dilanjutkan Yuni bersama Suroto.

Dedy mengatakan sudah berteman dengan Yuni, jauh sebelum bersanding menjadi bupati dan wakil bupati. Habisnya masa jabatannya, lantas tak membuat hubungannya dengan Yuni kandas.

Dia mengaku, selama menjabat bersama Yuni tidak memberikan contoh politik yang tidak baik, terlebih kepada para ASN.

"kita tidak memberikan contoh politik yang tidak baik, selalu guyub rukun. Kalau perlu kita saling melindungi, berkompetisi itu bisa," katanya.

Bukan karena jabatan, Dedy mengaku akan lebih merindukan kebersamaan yang selama ini terjalin akan berhenti saat menjabat. Sehingga tidak lagi intens.

Ketika ditanyai akankan kembali melenggang dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sragen beberapa tahun kedepan, Dedy hanya tersenyum dan meminta doa. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved