Breaking News:

Berita Jateng

Kolaborasi Kemenparekraf dengan Grab, Tingkatkan Kualitas Layanan di Borobudur

Salah satu mitra Co-Branding Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Grab Indonesia, kembali menunjukkan dukungan terhadap program Pemerintah.

Penulis: Ruth Novita Lusiani
Editor: rival al manaf
Istimewa
Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia,  Nia Niscaya, memberikan apresiasi kepada salah satu mitra pengemudi GrabCar dalam mendukung kualitas layanan pemasaran dan potensi wisata untuk Destinasi Super Prioritas Borobudur. 

Penulis: Ruth Novita Lusiani

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Salah satu mitra Co-Branding Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Grab Indonesia, kembali menunjukkan dukungan terhadap program Pemerintah dalam rangka pemulihan sektor pariwisata di Indonesia. Kerja sama ini diimplementasikan dalam bentuk penyelenggaraan pelatihan oleh Kemenparekraf melalui Deputi Bidang Pemasaran yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pemasaran untuk para pengemudi Grab sebagai salah satu garda terdepan yang berinteraksi dengan wisatawan di salah satu destinasi wisata super prioritas yaitu Candi Borobudur.

Selain itu, Grab juga mempromosikan perjalanan dan eksplorasi tujuan wisata melalui layanan Grab dan Program Jelajah Kota di area Borobudur, Magelang, DI Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Kolaborasi ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan wisatawan dan menciptakan pengalaman wisata ke Jawa Tengah yang aman serta nyaman di tengah pandemi. Selain itu, inisiatif ini juga dapat berkontribusi untuk meningkatkan potensi suatu destinasi wisata serta memberikan lapangan kerja dan membuka peluang-peluang usaha bagi masyarakat sekitar wilayah wisata agar dapat bertahan di situasi yang penuh tantangan ini.

Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari kerja sama kedua pihak untuk mendukung lima destinasi super prioritas dan juga program Grab Tourism Ambassador di Yogyakarta, bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta dan Himpunan Pemandu Wisata Indonesia (HPI) cabang Yogyakarta. Kolaborasi ini juga berfokus pada penyelenggaraan Safety Tourism yang bercermin pada CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability) kepada mitra pengemudi dan merchant Grab, promosi perjalanan dan eksplorasi tujuan wisata melalui layanan Grab, serta penyediaan paket wisata di area Magelang, Yogyakarta, Solo, dan Semarang.

Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Nia Niscaya mengapresiasi program inisiatif dari Grab sebagai bentuk dari Indonesia Incorporated dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Dikatakannya, pengemudi Grab dapat menjadi instrumen pendukung yang bersentuhan langsung dengan wisatawan dalam melakukan pemasaran dan promosi destinasi wisata yang ada di Indonesia, dalam hal ini Kawasan di Joglosemar.

“Semoga dengan adanya kolaborasi pemerintah dan pihak swasta seperti Grab ini dapat mempercepat pengembangan destinasi pariwisata berkelanjutan. Seiring dengan pengembangannya, kita juga tidak boleh melupakan standar protokol kesehatan yang telah diterapkan. Perlu penerapan yang baik dan konsisten. Selain itu dengan puasnya wisatawan di seluruh touch point wisata, kita berharap dapat terus meningkatkan nilai tambah dan membentuk quality tourism serta meningkatkan waktu tinggal dan repeater wisatawan,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Rabu, (5/5/2021).

Director of West Indonesia, Grab Indonesia, Richard Aditya mengungkapkan dukungan berkesinambungan Grab dalam mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah dan sekitarnya.

“Sejalan dengan misi GrabForGood, kami selalu mendukung inisiatif pemerintah pusat maupun daerah serta memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat dari ekonomi digital. Dengan semangat yang sama, kami juga telah memperkenalkan program Jelajah Kota, yang menyediakan panduan bagi warga Jawa Tengah dan sekitarnya dalam mengeksplorasi kotanya. Melalui program ini, kami menyediakan berbagai macam rekomendasi destinasi wisata, tempat kuliner, toko suvenir, dan pusat kesehatan yang terdapat di dalam aplikasi Grab yang didukung dengan berbagai layanan kami. Dengan adanya inisiatif dan kerja sama ini, kami kembali mendukung pemerintah dalam menggerakkan industri pariwisata di  tengah pandemi. Kegiatan ini harus memenuhi standar serta penerapan protokol kesehatan yang berlaku, sehingga wisatawan merasa aman dan dapat menikmati wisatanya di area Borobudur ini,” terangnya.

Dijelaskannya, kolaborasi ini mencakup beberapa inisiatif, diantaranya melatih mitra pengemudi dan merchant Grab serta pelaku usaha pariwisata di Desa Wisata sekitar kawasan Borobudur, mempromosikan perjalanan dan eksplorasi tujuan wisata super prioritas melalui layanan Grab dan Program Jelajah Kota, menghadirkan informasi paket promo wisata yang menarik dan terjangkau. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng Noegroho Rachmadi mengapresiasi dukungan Grab terhadap pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah.

“Hal utama yang perlu dilakukan dalam  pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah adalah dengan menarik perhatian wisatawan  untuk  berkunjung  ke  Jawa Tengah,  karena pada tahun 2020 jumlah  wisatawan nusantara turun -60,5 persen dan wisatawan mancanegara -88,6 persen dibandingkan tahun 2019 dan pada bulan Januari 2021 wisatawan nusantara 1.377.659, namun di bulan Februari 2021 turun menjadi 689.104, sedangkan wisatawan mancanegara masih di angka nol. Kolaborasi ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan wisatawan dan menciptakan pengalaman wisata ke Jawa Tengah yang aman serta nyaman di tengah pandemi,” tuturnya.

Adapun, pada Januari 2021, Grab menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sebagai komitmen berkelanjutan untuk mendukung pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif melalui pelatihan, pemberian informasi mengenai paket liburan yang terjangkau, dan dukungan terhadap lima destinasi wisata super prioritas. Sejalan dengan misi GrabForGood, Grab senantiasa menciptakan inovasi teknologi melalui aplikasi Grab yang dapat diakses oleh jutaan pengguna di Asia Tenggara untuk mendukung industri pariwisata Indonesia. (Ute)  

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved