Breaking News:

Berita Jakarta

Meningkatnya Pembangunan Infrastruktur, ASSA Catatkan Pertumbuhan Bisnis Logistik

Gencarnya pembangunan infrastruktur terus mendorong perkembangan sektor transportasi.

Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: sujarwo
Istimewa
Presiden Direktur PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA Rent), Projo Sunarjanto (tengah) didampingi Direktur PT Adi Sarana Armada Tbk, Jani Candra (kiri) berbincang dengan Chief Operation Officer (COO) Astra Isuzu, Yohanes Pratama saat melihat layanan Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) di Cakung, Jakarta Timur, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Gencarnya pembangunan infrastruktur terus mendorong perkembangan sektor transportasi. Hal itu seperti dirasakan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) yang bergerak di sektor transportasi logistik dan penumpang.

Presiden Direktur ASSA, Prodjo Sunarjanto mengatakan komitmen pemerintah membangun infrastruktur akan berdampak secara langsung terhadap pertumbuhan pasar penyewaan kendaraan penumpang dan bisnis logistik

“Apalagi, dengan kondisi ekonomi saat ini (membaik-Red) membuat pelaku usaha semakin efisien dan hanya fokus pada core business,” katanya, dalam siaran tertulis, Rabu (5/5/2021).

Direktur ASSA, Jany Chandra menuturkan, selain menyewakan mobil penumpang, ASSA juga menyewakan mobil komersial, menyusul industri jasa pengiriman barang yang meningkat pesat dalam lima tahun terakhir ini, yang sejalan dengan pertumbuhan e-commerce di Tanah Air. Hal itu dikatakannya mendorong peningkatan kebutuhan armada transportasi logistik.

Ia menjelaskan, saat ini ASSA memiliki armada sebanyak 26.000 unit. Dari jumlah tersebut, kendaraan komersial sebanyak 22,63 persen dan 77,37 persen atau sebagian besar masih didominasi kendaraan penumpang.

“Dari total armada ASSA tersebut, sekitar 300 unit berasal dari Isuzu, didominasi truk dan unit komersial seperti Isuzu Elf, MU-X, Panther, Pick Up Turbo, dan Isuzu Traga,” ucapnya.

Jany Candra menyatakan, ASSA telah menggunakan kendaraan Isuzu sejak awal beroperasi, menyusul kebutuhan rekanan yang andal dalam penyediaan armada, didukung layanan purna jual (spare part dan bengkel) yang baik dan tersedia di seluruh Indonesia.

"Sejauh ini Isuzu sangat mendukung operasional kami, karena memiliki jaringan bengkel yang luas dan layanan kunjungan servis, termasuk layanan Bengkel Isuzu Berjalan (BIB)," paparnya.

Adapun, Chief Operation Officer (COO) PT Astra International Tbk-Isuzu Sales Operation (AI-ISO/Astra Isuzu), Yohanes Pratama mengungkapkan pihaknya berusaha memberikan total solution kepada para customer Astra Isuzu, untuk kenyamanan pertumbuhan bisnis mereka.

Menurut dia, langkah itu harus dilakukan karena sekitar 90 persen kendaraan yang ditangani Astra Isuzu adalah kendaraan komersial yang identik dengan barang modal. "Sehingga, mobil itu harus selalu dalam kondisi baik dan siap digunakan setiap saat, mengingat sebagian besar kendaraan komersial itu beroperasi 24 jam sehari," jelasnya.

Yohanes berujar, Astra Isuzu mengedepankan efisiensi customer dengan melakukan jemput bola mendatangi customer guna melakukan perawatan kendaraan di sela waktu longgar, seperti saat menaikkan atau menurunkan muatan. Sehingga, waktu operasional mobil tidak terganggu, tetapi tetap terawat dan siap digunakan.

"Dalam hal ini, Astra Isuzu memanfaatkan BIB yang beroperasi selama 24 jam non stop. Lewat BIB, Astra Isuzu memberikan servis rutin dan memperbaiki kerusakan ringan, dengan mendatangi mobil customer, kapan pun dan di mana pun. Saat ini, Astra Isuzu memiliki 72 unit BIB mobil dan lima unit BIB motor,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved