Berita Banyumas
Motif 2 Remaja di Ajibarang Habisi Diding, Padahal Habis Mabuk Bareng, Mayat Ditemukan Keesokannya
Ada 17 adegan dalam rekontruksi tersebut, yang diperankan oleh pelaku dan saksi-saksi
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Guna mengungkap alur penganiayaan yang berujung meninggalnya Diding Abu Sahid (39) warga Desa Pucung, Kroya, Cilacap di Jalan Lingkar Ajibarang, polisi melakukan reka adegan atau rekonstruksi, Rabu (5/5/2021).
Pelakunya sendiri adalah dua orang yang masih dibawah umur, yaitu MF (17) dan DA (15), warga Kecamatan Ajibarang
Ada 17 adegan dalam rekontruksi tersebut, yang diperankan oleh pelaku dan saksi-saksi.
Untuk tempat rekontruksi dilakukan di Jalan Raya Lingkar Ajibarang RT 1 RW 1, Kecamatan Ajibarang.
Rekonstruksi dipimpin langsung oleh PS Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banyumas, Ipda Metri Zul Utami serta empat anggota PPA.
Kemudian ada tiga anggota identifikasi, enam anggota Polsek Ajibarang dan ada juga dokter dari RSUD Banyumas.
"Selain di jalur lingkar yang merupakan tempat penganiayaan, kami juga melakukan rekontruksi di warung tuak yang berada di sekitar Terminal Ajibarang," ujar Kasatreskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry kepada Tribunbanyumas.com.
Sebelumnya sempat diberitakan jika kasus ini bermula, pada Selasa (27/4/2021) malam.
Ketika MF, DA dan korban serta tiga orang lainnya minum-minuman keras jenis tuak bersama di lokasi warung tuak.
Tersangka tidak mengenal dengan korban.
Namun korban ikut bergabung minum-minuman bersama para pelaku.
Kemudian pada Rabu (28/4/2021) dini hari, korban minta diantar pulang kepada tersangka MF menggunakan sepeda motor miliknya.
Di tengah perjalanan, korban diduga mengejek serta memukul kepala tersangka MF.
Merasa tidak terima, MF yang terpengaruh minuman keras, langsung mengeroyok korban bersama dengan DA yang sebelumnya diminta mengikuti MF serta korban.
Korban yang tidak bisa melawan tergeletak dalam kondisi setengah sadar.
Hingga kemudian pada pagi harinya, warga yang menemukan korban dalam keadaan tidak sadar.
Korban sendiri dinyatakan meninggal dunia, setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit akibat cidera kepala berat. (Tribunbanyumas/jti)