Breaking News:

Berita Viral

Kontroversi Jokowi Promosikan Bipang Ambawang untuk Lebaran, Ali Ngabalin Kesal: Salahnya di Mana?

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin menegaskan pidato Presiden Jokowi terkait kuliner bipang ambawang

Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
YOUTUBE
Kontroversi Jokowi Promosikan Bipang Ambawang untuk Lebaran, Ali Ngabalin Kesal: Salahnya di Mana? 

TRIBUNJATENG.COM- Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin menegaskan pidato Presiden Jokowi terkait kuliner bipang ambawang merupakan agenda promosi kementerian perdagangan.

Ali Ngabalin membenarkan jika Presiden Jokowi mengatakan sedang mempromosikan makanan khas Kalimantan Barat, yakni bipang ambawang atau babi panggang.

Menurutnya, pidato Jokowi itu hal yang biasa.

"Itu kan kuliner khas daerah, apanya yang salah?" ujarnya.

Baca juga: Detik-detik Polisi Pos Mudik Prambanan Terjungkir Ditabrak Mobil Mewah

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok Senin 10 Mei 2021, Aries Dewasa Dalam Hadapi Kecewa

Baca juga: Wajah Pasutri Tegal Maling Perhiasan Saat Korban Salat Tarawih

Baca juga: Sejak Usia 2 Tahun, Anak Olla Ramlan Sering Cerita Sosok-sosok Asing di Sekitarnya

Lantas, penegasan Ali Ngabalin itu ditanggapi oleh Ketua Umum Relawan Jokowi Mania Immanuel Ebenezer.

Immanuel Ebenezer geram lantaran pidato Presiden Jokowi tersebut bisa menjatuhkan presiden.

"Orang yang membuat pidato itu harus diperiksa karena menurut saya disengaja diciptakan, sehingga yang membuat narasi ini harus mundur,' ujarnya.

Immanuel Ebenezer mengatakan seharusnya naskah pidato presiden dilakukan pegecekan ulang atau filter.

Ia meyakini oknum pembuat naskah pidato presiden sengaja untuk menjatuhkan sosok kepala negara.

"Oknum itu sengaja karena tanpa filter yang baik, ingat pidato ini merupakan kuliner untuk lebaran, apa iya bipang ambawang itu untuk kulineran orang islam? kan tidak," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved