Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tengku Zulkarnain Meninggal

Inilah Sosok Ustaz Tengku Zulkarnain di Mata Novel Bamukmin PA 212

Koordinator Humas Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ustaz Tengku Zulkarnain,

Tayang:
Editor: galih permadi
TRIBUNNEWS.COM/IRWAN RISMAWAN
Sekjen DPD FPI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin atau Novel Bamukmin keluar dari ruang persidangan seusai bersaksi dalam sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (3/1/2017). Sidang lanjutan tersebut beragenda mendengarkan keterangan saksi-saksi. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Koordinator Humas Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ustaz Tengku Zulkarnain, Senin (10/5/2021).

Dalam kenangannya, Novel mengatakan, mendiang Ustaz Tengku Zulkarnain merupakan ulama yang selalu berjuang membela agama Allah.

Tak hanya itu, almarhum di mata Novel Bamukmin juga merupakan ulama yang siap menerima risiko.

Baca juga: Gubernur Anies Baswedan Murka ke 239 PNS DKI Jakarta Hingga Gelar Apel Siang Bolong, Ini Penyebabnya

Baca juga: Inilah Sosok Ustaz Tengku Zulkarnain di Mata Ustaz Abdul Somad

Baca juga: Inilah Sosok Tengku Zulkarnain di Mata Slamet Maarif Ketua PA 212: Beliau Orang Baik 

Baca juga: Inilah Sosok Istri Kedua dan Ketiga Almarhum Ustaz Jefri Al Buchori Uje Saat Ditemui Umi Pipik

"Beliau ulama yang istiqomah dan teguh pada pendiriannya, dalam berjuang membela agama Allah dengan siap resiko apapun. Baginya yang haq harus disampaikan," ucap Novel saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (10/5/2021).

"Saya sudah beberapa kali ceramah bareng dengan beliau," sambungnya.

Lanjut pria bernama lengkap Novel Chaidir Hasan Bamukmin itu juga menyatakan Ustaz Tengku Zulkarnain semasa hidupnya merupakan ulama yang kritis.

"Beliau ulama yang tidak menjilat kekuasaan karena itu beliau selalu kritis terhadap penguasa yang zalim, yang saat ini mengkriminalisasi ulama dan aktifis islam dan beliau juga sudah beberapa kali diancam dilaporkan pihak yang diduga orang-orang komunis," tuturnya menambahkan.

Novel juga mengenang saat dirinya kerap berjumpa dengan Ustaz Tengku Zulkarnain.

Di mana kata mantan Sekjen DPD FPI itu, setiap kali bertemu, almarhum kata dia kerap kali ingin mencium tangannya.

Kendati begitu, hingga kini Novel mengaku tidak mengetahui apa maksud dari upaya almarhum Ustaz Tengku Zulkarnain melakukan hal tersebut.

"Saya enggak paham kalau ketemu saya malah beliau yang berusaha mencium tangan saya walau saya selalu menolak," katanya.

Sebelumnya, beredar informasi Senin (10/5/2021) sore, Ustaz Tengku Zulkarnain meninggal dunia di Pekanbaru, Riau.

Informasi ini awalnya dikirim Diana Tabrani yang tidak lain adalah pemilik rumah sakit Tabrani tempat dimana Tengku Zulkarnain dirawat karena positif covid-19.

"Innalillahi wa innailaihi rooji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah Ust. Tengku Zulkarnain. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan"

Demikian postingan Diana Tabrani di satu group pertemanan WhatsApp.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved