Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

OTT Bupati Nganjuk

Sosok Harun Al Rasyid Pimpinan OTT Bupati Nganjuk, Pernah Jadi Ketua WP KPK

Sosok Harun Al Rasyid yang memimpin operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Nganjuk, Jawa Timur pada Minggu (9/5/2021) jadi

Editor: m nur huda
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi petugas KPK. Sosok Harun Al Rasyid yang Pimpin OTT KPK Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat ada di artikel ini. 

TRIBUNJATEN.COM - Sosok Harun Al Rasyid yang memimpin operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Nganjuk, Jawa Timur pada Minggu (9/5/2021) jadi sorotan.

OTT KPK tersebut dikabarkan menjaring Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat (NRH).

Informasi yang diperoleh, setidaknya empat kepala desa di Nganjuk juga ikut diamankan dalam OTT Bupati Nganjuk tersebut.

OTT tersebut dikepalai oleh Kasatgas Penyelidik KPK Harun Al Rasyid.

Lantas, siapa sebenarnya Harun Al Rasyid?

Harun dikenal aktif di Wadah Pegawai atau WP KPK dan pernah pula menjadi Ketua WP KPK, seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Mengenal Pimpinan dan Pegawai KPK yang Lolos Seleksi Awal Capim 2019-2023'

Ia juga merupakan salah satu penyelidik di internal KPK.

Harun pernah menulis buku Fikih Korupsi Analisis Politik Uang di Indonesia dalam Perspektif Makashid al-Syariah.

Sosok Harun baru-baru ini jadi sorotan karena dikabarkan menjadi satu dari 75 pegawai KPK yang tidak lulus menjadi aparatur sipil negara (ASN) melalui tes wawasan kebangsaan.

Nama Harun Al Rasyid juga sempat mencuat kala menjadi salah satu penggugat perihal hak angket DPR terhadap KPK tahun 2017 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat Terjaring OTT KPK

Diketahui, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat (NRH) dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Informasi yang diperoleh Surya.co.id, KPK melakukan OTT terhadap NRH pada Minggu (9/5/2021).

"Sejauh ini valid (OTT KPK di Nganjuk). Tim (KPK) memang di sana, detilnya nanti tunggu konpers (konferensi pers)," kata sumber di internal KPK, Senin (10/5/2021).

Sumber di internal komisi antikorupsi itu menyatakan, tim KPK mencokok NRH dibantu oleh Bareskrim Polri.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved