Breaking News:

Sejarah Letusan Gunung Tambora 1815, Dentumannya Terdengar Sampai di Sumatera dan Jawa

Sejarah letusan Tambora 1985 selain menewaskan 47.925 orang, juga menyebabkan Amerika dan Jerman kehilangan musim panasnya selama setahun. Kekuatan

Bobo. Grid. Id
Sejarah Letusan Gunung Tambora 1815, Dentumannya Terdengar Sampai di Sumatera dan Jawa 

Sejarah Letusan Gunung Tambora 1815, Dentumannya Terdengar Sampai di Sumatera dan Jawa

TRIBUNJATENG.COM - Letusan Gunung Tambora 1815 masih menjadi sejarah letusan gunung mematikan di Indonesia bahkan dunia.

Gunung Tambora sendiri terletak di pulau Sumbawa, Kepulauan Nusa Tenggara di Indonesia.

Sejarah letusan Tambora selain menewaskan 47.925 orang, juga menyebabkan Amerika dan Jerman kehilangan musim panasnya selama setahun.

Kekuatan letusan Gunung Tambora tercatat pada 7 skala VEI (The Volcanic Explocivity Index), yang mana dipercayai merupakan letusan gunung terdahsyat dalam sejarah peradaban manusia modern.

Dilansir dari laman sejarah.dibi.bnpb.go.id, dari letusan Tambora tersebut, sebagian besar Kepulauan Indonesia diselimuti oleh debu vulkanik yang menyebabkan Indonesia mengalami kegelapan selama tiga hari.

Bahkan, suara letusannya terdengar sampai Sumatra dan Jawa.

Gunung Tambora mengalami ketidakaktifan selama beberapa abad sebelum tahun 1815, dikenal dengan nama gunung berapi tidur, yang merupakan hasil dari pendinginan hydrous magma di dalam dapur magma yang tertutup.

Pada tahun 1812, kaldera gunung Tambora mulai bergemuruh dan menghasilkan awan hitam.

Pada tanggal 5 April 1815, letusan terjadi, diikuti dengan suara guruh yang terdengar di Makassar, Sulawesi (380 km dari gunung Tambora), Batavia (kini Jakarta) di pulau Jawa (1.260 km dari gunung Tambora), dan Ternate di Maluku (1400 km dari gunung Tambora).

Halaman
123
Penulis: Wilujeng Puspita
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved