Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Lebih Baik Dipenjara daripada Putar Balik, Kata Wanita Pemalang yang Mengaku 6 Tahun Tak Mudik

Carlina tak peduli harus berurusan dengan pihak berwajib karena niatnya tersebut. Bahkan, memilih dipenjara daripada kembali ke daerah awalnya.

Tayang:
Kompas.com
Carliana (berhelm merah) saat dihentikan petugas di penyekatan di Karawang, Selasa (11/5/2021) dini hari. (Kompas.com) 

TRIBUNJATENG.COM, KARAWANG -- Seorang mantan pekerja migran Indonesia (PMI), Carlina (41), nekat ke kampung halaman, meski sudah tahu ada larangan mudik sebagai antisipasi penularan covid-19.

Carlina tak peduli harus berurusan dengan pihak berwajib karena niatnya tersebut.

Bahkan, memilih dipenjara daripada kembali ke daerah awalnya.

Baca juga: Ini Alasan Asnawi Mangkualam Ingin Hengkang dari Ansan Greeners Klub Liga 2 Korea Selatan

Baca juga: Putri Primus Yustisio dan Jihan Fahira Beranjak Gede, Kini Mondok dan Makin Cantik, Ini Foto-fotonya

Baca juga: Layanan Samsat Keliling dan Kantor Induk di Kabupaten Tegal Libur Mulai Besok

Baca juga: Saham PSIS Semarang Dibeli Wahyu Agung Grup, Pemuda 18 Tahun Ini Digadang Jadi Manajer

Carliana (41) tadinya disuruh berputar di Pos Penyekatan Tanjungpura, Karawang, Selasa (11/5/2021) dini hari.

Dia menegaskan hanya ingin pulang setelah melakukan perjalanan dari Bogor.

Tujuannya adalah Pemalang, Jawa Tengah.

Dia mengatakan sudah bertahun-tahun dia tak berkumpul bersama anaknya di kampung halaman.

Saat diminta putar balik, Carliana menghentikan motor matik berwarna merah hitam tepat di depan barisan petugas gabungan.

"Saya enggak mau (putar balik). Lebih baik dipenjara daripada dengar anak saya nangis," ujar Carliana kepada petugas.

Carliana mengaku sudah enam tahun tak berkumpul bersama anak-anaknya.

Tahun lalu, ia baru saja pulang dari Taiwan.

"Sudah enam tahun enggak bisa kumpul," kata dia.

Meski sempat emosi dan beradu argumen, Carliana kemudian bersedia diajak menepi dan ditenangkan.

Selain polwan, Kasat Lantas Polres Karawang AKP Rizky Adi Saputro pun ikut menenangkan.

Kepada Rizky, Carliana menceritakan alasan dia ngotot ingin mudik.

Dengan berbagai pertimbangan, Carliana akhirnya diizinkan melanjutkan perjalanan secara lisan.

"Sekarang foto sama saya, sebagai bukti diizinkan melanjutkan perjalanan secara lisan.

Silakan tunjukkan pada petugas di pos selanjutnya.

Namun, hanya berlaku di wilayah Karawang saja," kata Rizky kepada Carliana.

Kepada awak media, Carliana bercerita bahwa sejak pulang sebagai TKI dari Taiwan, ia belum bisa berkumpul dengan seluruh anak-anaknya.

Terutama si bungsu yang duduk di bangku SMP dan mondok di pesantren.

"Kalau anak nangis saya enggak bisa tahan," kata dia.

Carliana mengaku tak akan menyerah demi bisa berkumpul dengan anak-anaknya.

"Sudah enam tahun (enggak kumpul). Ini tahun ketujuh.

Saya harus berjuang demi anak-anak," kata dia.

Carliana juga menyebut ia tak bisa lagi kembali ke Taiwan lantaran negara tersebut menutup kedatangan tenaga kerja asing akibat pandemi Covid-19.

Ia pun kini bekerja di Bogor.

Apesnya, kata Carliana, kartu ATM dari satu bank di Taiwan miliknya terblokir.

Untuk memulihkannya, Carlian harus kembali ke negara itu.

"Pandemi ini benar-benar (berdampak) pada saya," kata dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 6 Tahun Tak Pulang Kampung, Wanita Ini Nekat Mudik, Pilih Dipenjara Daripada Putar Balik

Baca juga: Buffon Resmi Tinggalkan Juventus Setelah Mengabdi 20 Tahun

Baca juga: Iyus Sebut Pria yang Bakar Anak Gadisnya Berhati Iblis: Orangnya Sopan, Cium Tangan kalau Pulang

Baca juga: Jadwal, Klasemen, Top Skor dan Streaming Serie A Liga Italia, AC Milan Masih Bisa ke Liga Champion

Baca juga: Manchester City Juara Liga Inggris, The Foxes Bantu The Citizens Berpesta Lebih Awal

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved