Breaking News:

Berita Kebumen

Menengok Tradisi Tabuh Bedug Usai Tarawih di Meles Kebumen

Malam Ramadan di Dusun Sanggrahan Desa Meles Kecamatan Adimulyo, Kebumen terasa meriah.

Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Malam Ramadan di Dusun Sanggrahan Desa Meles Kecamatan Adimulyo, Kebumen terasa meriah.

Suara tabuhan bedug dari Musala Baitul Kholiq terdengar renyah.  Usai salat Tarawih, jamaah tak langsung pulang.

Mereka menyenandungkan salawat dengan riang. 

Sementara beberapa jamaah lain berkumpul di selasar. Mereka bergantian menabuh bedug menggunakan pemukul kayu.

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 6 SD Halaman 53 54 55 58 59 Pembelajaran 1

Baca juga: Peruntungan Shio Hari Ini Rabu 12 Mei 2021

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Bandung, Ramadhan Hari ke-30, Rabu 13 Mei 2021

Mugi Waluyo, yang saat itu berpeci hitam dengan kemeja lengan panjang biru ikut tampil.

Ia tak ingin menyiakan kesempatan yang hanya datang di Bulan Ramadan itu. 

Mugi bersemangat menabuh bedug dengan dua alat pemukul di kedua tangannya. Ia tampak lihai menabuh.

Gerakan tangannya sangat cepat, namun teratur.  Pukulannya keras. Keringatnya terkuras. 

Tapi ia tak mengurangi volume pukulannya. Semangatnya terus membara. Tabuhannya menghasilkan irama syahdu untuk mengiringi puji-pujian kepada Rasul. 

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved