Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Petaka di Bulan Ramadhan, Bocah 5 Tahun Tewas Terbakar Hidup-hidup di Toko Mainan: Sempat Ditegur

Ramadan tahun ini menjadi Ramadan yang pahit bagi pasangan suami istri Muhammad Sho'im (49) dan Khusnul Khotimah (40).

Editor: galih permadi
surabaya.tribunnews.com/willy abraham
Petugas UPT Damkar Gresik mengevakuasi jasad korban di toko mainan Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Rabu (12/5/2021) 

TRIBUNJATENG.COM - Ramadan tahun ini menjadi Ramadan yang pahit bagi pasangan suami istri Muhammad Sho'im (49) dan Khusnul Khotimah (40).

Rabu (12/5/2021), anak mereka yang masih berumur 5 tahun tewas terbakar bersama dengan toko mainan yang dimiliki pasutri tersebut di desa Hulaan, Kecamatan Menganti, kabupaten Gresik. 

Jasad bocah itu pun akhirnya dibawa ke Pasuruan untuk dimakamkan. Keluarganya juga menolak otopsi jenazah. 

"Informasinya korban dibawa ke Pasuruan, Pasuruan itu kalau tidak salah keluarga ayahnya atau ibunya, kami baru menerima laporan itu," kata Kapolsek Menganti, AKP Tatak Sutrisna, Rabu (12/5/2021).

"Keluarganya tidak mau (otopsi). Sehingga membuat pernyataan,  kedua orang tua masih syok sehingga belum kami periksa," ucapnya. 

AKP Tatak Sutrisna mengatakan sebelum kejadian naas itu, sekitar pukul 11.30 Wib, korban bersama kakaknya bermain di dalam toko.

Toko mainan tempat peristiwa itu terjadi merupakan toko mainan milik orangtua korban.  Saat kejadian,  \orang tua korban tidak ada di lokasi.

Kata dia, kakak korban sempat menegur adiknya agar tidak bermain korek api. 

"Korban bermain api ditegur berkali-kali namun tidak dihiraukan, kemudian dari rak yang banyak mainan terbuat dari plastik muncul api dan langsung membesar.

Selanjutnya kakak korban panik berlari keluar dan korban berlari masuk ke dalam kamar mandi yang berada di dalam toko mainan tersebut," terangnya.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut hendak menolong korban yang berada di dalam toko mainan.

Namun upaya itu tidak bisa dilakukan karena api semakin membesar. 

Sebanyak dua unit mobil PMK Gresik dan satu unit PMK Lakarsantri Surabaya kemudian tiba dan melakukan pemadaman. Hampir dua jam, api baru bisa benar-benar dijinakkan. 

Korban ditemukan tewas terpanggang dengan luka bakar yang cukup parah.

Korban masih mengenakan pakaian, kaos warna kuning dengan gambar tokoh kartun. Ditemukan dalam kondisi tengkurap.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved