Breaking News:

Berita Banjarnegara

Umat Budha di Desa Aribaya Jaga Rumah Penduduk saat Ditinggal Umat Islam Salat Id  

Suasana salat Idul Fitri di Desa Aribaya Kecamatan Pagentan, Banjarnegara terasa beda, Kamis pagi.

Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Salat Idul Fitri di Desa Aribaya Kecamatan Pagentan, Banjarnegara terasa beda, Kamis pagi (13/5/2021), dijaga sSekitar 30 orang. Mereka yang tergabung dalam Satgas Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) Wihara Metta Mandala bersiaga di masjid dan lapangan tempat umat Islam salat, sebagian berpatroli mengelilingi desa. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Suasana salat Idul Fitri di Desa Aribaya Kecamatan Pagentan, Banjarnegara terasa beda, Kamis pagi (13/5/2021). Umat Islam bisa menjalankan ibadah salat dengan lebih tenang. Sekitar 30 orang berseragam rompi abu-abu berjaga saat mereka khusyuk menjalankan salat.

Ada yang bersiaga di masjid dan lapa

Salat Idul Fitri di Desa Aribaya Kecamatan Pagentan, Banjarnegara terasa beda, Kamis pagi (13/5/2021), dijaga sSekitar 30 orang. Mereka  yang tergabung dalam Satgas Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) Wihara Metta Mandala bersiaga di masjid dan lapangan tempat umat Islam salat, sebagian berpatroli mengelilingi desa.
Salat Idul Fitri di Desa Aribaya Kecamatan Pagentan, Banjarnegara terasa beda, Kamis pagi (13/5/2021), dijaga sSekitar 30 orang. Mereka yang tergabung dalam Satgas Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) Wihara Metta Mandala bersiaga di masjid dan lapangan tempat umat Islam salat, sebagian berpatroli mengelilingi desa. (Tribun Jateng/Khoirul Muzaki)

ngan tempat umat Islam menjalankan salat. Sebagian lain berpatroli mengelilingi desa untuk memantau kondisi lingkungan. Mereka adalah warga non muslim yang tergabung dalam Satgas Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) Wihara Metta Mandala. Umat Budha itu berasal dari Dukuh Pringamba Desa Aribaya.

Perbedaan keyakinan atau agama ternyata tidak menghalangi umat Budha Desa Aribaya untuk membantu umat Islam di hari besarnya.  Saat umat muslim menjalankan salat id, mereka berada di garda terdepan untuk menjaga keamanan.

“Pengamanan kami lakukan di lokasi salat, serta di pemukiman warga,”kata Haryono, Pengurus Wihara Metta Mandala Dusun Pringamba Desa Aribaya Kecamatan Pagentan,Kamis (13/5/2021)

Salat id menjadi ritus yang ditunggu umat Islam setelah sebulan mereka menjalankan ibadah puasa. Ibadah itu sekaligus menandai Hari Kemenangan Islam (Idul Fitri) telah tiba. Di pagi buta, tanggal 1 Syawal, umat Islam berbondong-bondong ke masjid atau lapangan untuk salat id secara berjamaah. Seluruh umat Islam, kecuali yang berhalangan, sama meninggalkan rumah menuju tempat ibadah.

Saat itu lah kerawanan datang. Rumah-rumah yang ditinggal penghuninya rawan kemalingan. Padahal, di dalam rumah banyak barang berharga yang tertinggal. Ini sekaligus menjadi kesempatan bagi penjahat untuk beraksi. Haryono mengungkapkan, peristiwa demi peristiwa pencurian kerap terjadi saat umat Islam fokus menjalankan salat Id di luar.

“Sebelumnya rumah sering dimasuki pencuri, sehingga warga kurang tenang,”katanya

Kerawanan ini tentu bisa menganggu konsentrasi umat Islam dalam beribadah. Kondisi ini memantik kepedulian Umat Budha untuk membantu mengurangi kekhawatiran umat Islam akan rumah mereka yang ditinggal. Atas keprihatinan itu, komunitas umat Budha ini pun  sepakat membentuk Satgas. Sebanyak 35 relawan dari Umat Budha bergabung untuk mengamankan desa dan tempat pelaksanaan ibadah salat Id.

Mereka berbagi tugas. Ada yang berjaga di tempat pelaksanaan Salat Id, baik masjid atau lapangan. Sebagian anggota Satgas lain disebar ke segala penjuru desa. Empat tim disebar ke 4 dusun untuk memantau situasi keamanan lingkungan. Mereka menyisir lingkungan rumah-rumah umat Muslim untuk memastikan tempat tinggal saudaranya itu aman dari segala gangguan.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved