Berita Internasional

Iran Bantu Hamas Kembangkan Senjata Mematikan untuk Lawan Israel

Iran disebut membantu Hamas mengembangkan rudal mematikan untuk menyerang sasaran jarak jauh ke Israel.

Kompas.com/Istimewa
Roket terbang di langit malam dari Beit Lahia utara Gaza, ke Israel pada 14 Mei 2021. Israel membombardir Gaza dengan serangan udara dan artileri sebagai respons serangan roket yang dilakukan kelompok Hamas.(AFP PHOTO/MOHAMMED ABED) 

TRIBUNJATENG.COM, GAZA - Beredar kabar bahwa Iran membantu Hamas dalam konflik Palestina dan Israel.

Iran disebut membantu Hamas mengembangkan rudal mematikan untuk menyerang sasaran jarak jauh ke Israel.

Menurut pejabat intelijen Barat, Iran telah memainkan peran kunci dalam konflik Palestina dan Israel dengan membantu mengembangkan senjata Hamas, kelompok militan Palestina.

Baca juga: Komentar Polos Keponakan Raffi Ahmad saat Tahu Nominal Uang THR dari Nagita Slavina

Baca juga: Sudah Habis-habisan sampai Tinggalkan Anak Istri demi SPG, Okta Malah Dikhianati, Berakhir Tragis

Baca juga: Uang Belanja Membawa Petaka, Jadi Penyebab Suami Bakar Istri Lalu Bakar Diri

Baca juga: Setelah Raffi Ahmad Beli Klub Bola, Nagita Slavina Ingin Bangun Mall

Para pejabat percaya bahwa bantuan teknologi Iran telah menghasilkan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan senjata Hamas untuk menyerang sasaran yang berjarak jauh ke wilayah Israel.

Senjata Hamas tersebut diperkirakan dibuat di Gaza dengan rancangan Iran, seperti yang dilansir dari The Sun pada Sabtu (15/5/2021).

Hamas secara historis mengandalkan roket Qassam jarak pendek, yang memiliki jangkauan sekitar 6 mil (9,6 km) untuk menyerang Israel.

Namun dalam serangan ke Israel terbaru, Hamas telah menggunakan roket jarak menengah dengan jangkauan 25 mil, serta roket M-75 dan J-80 dengan jangkauan yang lebih jauh, yaitu antara 50-60 mil (80,5 km - 96,5 km).

Komandan senior dari kelompok Hamas diyakini telah melakukan kunjungan rutin ke Iran, di mana mereka telah menjalani pelatihan dalam produksi dan pengoperasian sistem senjata canggih.

Kunjungan tersebut diyakini juga meliputi pemeriksaan fasilitas produksi roket yang dikendalikan oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC).

Berita tentang bantuan Iran untuk senjata Hamas muncul hanya sehari setelah pasukan Israel mengubur hidup-hidup pasukan militan Palestina tersebut, dengan menipu mereka menuju lokasi bawah tanah. Kemudian, membombardir jaringan terowongan itu.

Israel men-tweet melalui akun Israel Defense Forces (IDF) bahwa serangan di Jalur Gaza sedang berlangsung.

 
Pasukan Hamas buru-buru untuk mengambil senjata tersembunyi untuk mempersiapkan serangan pasukan Israel berdasarkan petunjuk tweet tersebut.

Namun, tweet tersebut ternyata palsu.

Seketika serangan udara diluncurkan menghancurkan bungker dengan 150 target.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved