Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita India

Hanya Ada di India: Lawan Corona dari Mandi Kotoran Hewan, Potong Lidah hingga Isolasi di Atas Pohon

Hanya ada di India untuk mengusir wabah pandemi dari potong lidah, mandi dengan kotoran manusia hingga isolasi mandiri di atas pohon selama 11 hari

The Print
Pria di India memilih untuk menjalani isolasi mandiri dengan membuat 'bangsal' sendiri di atas pohon 

Mengingat meningkatnya kasus Covid di bagian pedesaan negara bagian itu, Hostel pun diubah menjadi pusat isolasi oleh pemerintah distrik pada 13 Mei kemarin.

Namun, banyak warga di kawasan ini yang masih belum menyadarinya.

“Tidak ada pusat isolasi di sini. Dua hari yang lalu, mereka mengubah asrama ST menjadi pusat isolasi diri. Sampai saat itu kami tidak memiliki apa-apa dan saya tidak tahu apakah ada pusat semacam itu di desa lain… Saya kira tidak. Apa lagi yang bisa saya lakukan?" kata Shiva.

Ia memutuskan untuk mengisolasi diri di pohon lantaran khawatir jika ia menulari anggota keluarga lainnya.

"Tidak ada seorang pun di desa saya yang datang untuk membantu saya. Mereka semua takut dengan virus ... mereka tidak keluar dari rumah mereka, ”tambahnya.

Adapun setelah kabar tentang Shiva ini menyebar, polisi kemudian mendatangi Shiva.

Ini adalah pertama kalinya mereka melihat atau mendengar tentang Siwa dan 'bangsal isolasi'-nya.

Mereka kemudian memindahkan pemuda itu ke asrama ST yang telah diubah menjadi pusat isolasi, yang terletak 5 km dari dusun.

Setelah dipindahkan, Shiva mengatakan bahwa dia akan dikirim kembali ke rumah setelah masa isolasi selesai. (*/The Print)

Mandi Kotoran Hewan

Infeksi Covid-19 di India yang tak terkendali membuat warga negara tersebut seperti kehilangan akal sehat

Setelah kasus mandi kotoran sapi , kini warga India melakukan ritual baru dengan cara ekstrem.

Warga India juga sampai potong lidah demi menarik perhatian dewa.

Di India , menjadi salah satu negara dengan kasus Covid-19 parah di dunia.

Di tahun 2021 ini, India bahkan sempat mengalami apa yang disebut dengan 'tsunami' Covid-19, di mana dalam sehari negara itu dapat melaporkan 300 ribu kasus infeksi baru.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved