Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Temanggung

Alasan Orangtua Aisyah Temanggung Simpan Mayat di Kamar: Percaya Dukun Bisa Hidupkan Lagi Anaknya

 Seorang anak perempuan berusia 7 tahun ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya di Dusun Paponan, RT 002 RW 003 Desa Bejen, Temanggung

Editor: galih permadi

Ritual terakhir dilakukan para tersangka pada awal Januari 2021, sekitar pukul 14.00 WIB, yang akhirnya bocah kelas 1 sekolah dasar (SD) itu tewas.

"Pengakuan tersangka, mereka tidak ada niat menghilangnya nyawa anak, hanya menghilangkan sifat nakal anak tersebut sebagai bagian dari ritual meruwat. Itu tujuan mereka," katanya.

Meski polisi belum memperoleh bukti, namun ada keterangan bahwa korban juga dipaksa untuk makan cabai dan mahoni guna menghilangkan genderuwo itu.

"Dukun H memberitahu M dan S bahwa anaknya merupakan titisan genderuwo, kalau dibiarkan tumbuh besar bisa meresahkan warga sekitar. Makanya M dan S yakin itu dan mengikuti anjuran dukun itu," pungkas Setyo.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap setelah kakek korban, Sutarno, dan perangkat desa setempat, melapor ke Polsek Bejen terkait adanya jasad A di kamar rumah M dan S, pada Minggu (16/5/2021) malam.

Polisi langsung mendatangi TKP, dan ditemukan mayat korban pada Minggu (16/5/2021) sekitar pukul 23.40 WIB.

Polisi langsung mengamankan ayah dan ibu korban. Setelah itu menyusul H dan B di rumah masing-masing.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Orangtua Percaya Simpan Mayat Anak Selama 4 Bulan karena Akan Hidup Lagi"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved