Berita Batang
Pemkab Batang Pastikan Tidak Ada Lomba Dayung di Klidang Lor
Lomba dayung di Klidang Lor menjadi salah satu ikon Kabupaten Batang setiap tahunnya tepatnya pada puncak syawal
Penulis: dina indriani | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Lomba dayung di Klidang Lor menjadi salah satu ikon Kabupaten Batang setiap tahunnya tepatnya pada puncak syawal.
Namun, karena masih dalam suasana Pandemi Covid-19, lomba dayung pun tidak digelar untuk mengantisipasi kegiatan yang menimbulkan kerumunan.
"Biasanya di Kabupaten Batang puncak syawal ada lomba dayung, tapi karena masih suasana pandemi Covid-19 maka tidak diadakan, sama seperti tahun lomba," tutur Pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dinparpora) Kabupaten Batang, Wahyu Budi Santosa, Kamis (20/5/2021).
Wahyu menjelaskan sebelum pandemi lomba dayu menjadi kegiatan yang selaku dinantikan warga.
"Pesertanya saja bisa sampai 300an, belum penontonnya bisa sampai ribuan oranh, nah potensi kerumunan itulan yang membuat kegiatan itu dibatalkan," ujarnya.
Kepala Bidang Destinasi Wisata dan Usaha Pariwisata, Rasmuji menambahkan saat syawalan biasanya juga ada acara di pantai Sigandu dan Ujungnegoro.
"Biasanya di dua pantai ada dangdutan. Penyelenggara pemuda sekitar," tuturnya.
Di sisi lain, pihaknya memastikan tidak ada penutupan obyek wisata pada masa syawalan.
Pihaknya tetap menerapkan PPKM mikro di tempat wisata dan kafe.
"Jumlah maksimal pengunjung 30 persen, serta jam buka maksimal pukul 17.00, sedangkan untuk kafe juga melakukan pembatasan jam kunjungan maksimal pukul 21.00," pungkasnya.(din)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/suasana-kemeriahanelum-pandemi-covid-19.jpg)