Breaking News
Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Ada Tren Peningkatan Kasus Covid-19 di Jateng, Ganjar Minta Tempat Tidur Isolasi dan ICU Ditambah

Pemprov Jateng mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 usai libur Lebaran 2021.

Tayang:
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mamdukh
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat halalbihalal virtual bersama bupati dan wali kota se-Jateng, Senin (17/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengantisipasi lonjakan kasus positif virus corona (Covid-19) usai libur Lebaran 2021 dengan menyiapkan kapasitas tempat tidur isolasi.

Meskipun tempat tidur yang eksisting atau saat ini tersedia mencukupi, namun bupati dan wali kota diminta menyiagakan tempat tidur tambahan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menuturkan ada tren peningkatan kasus harian hingga pekan ke-20.

"Ini akibat liburan mudik atau yang nekat mudik. Proporsi klaster terbesar itu keluarga 62,4 persen, ini kita hati-hati betul. Lapas 18,7 persen dan klaster agama 11,5 persen," kata Ganjar, Senin (24/5/2021).

Sementara, perkembangan kasus harian yang ada di Jateng yakni jumlah kasus aktif ada penambahan 719 pada Senin ini. Sebelumnya, pada Minggu (23/5/2021) hanya ada 318 kasus.

Padahal saat ini belum dihitung 14 hari setelah libur Lebaran 2021. Pihaknya masih menunggu masa 14 hari artinya sepekan lagi untuk menghitung dampak dari adanya para pemudik yang nekat pulang ke kampung halaman.

Lantaran, jika dilihat dari klasternya yang paling besar yakni keluarga. Dugaannya, klaster keluarga tersebut berasal dari anggota keluarga yang mudik ke kampung halaman.

"Setelah libur panjang naiknya berapa, stabilnya kan belum 14 hari," katanya.

Oleh karena itu, ia meminta bupati dan wali kota menyiapkan tempat tidur isolasi untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

Ganjar menuturkan Pemerintah Kabupaten Kudus sudah melaporkan dan ada peningkatan kasus dan terjadi peningkatan okupansi atau pemakaian tempat tidur di isolasi dan ICU di rumah sakit.

"Kudus lapor, Pak Gubernur rumah sakit sudah penuh. Saya sampaikan semua (isolasi) rumah sakit 'on' lagi. Tempat tidur untuk isolasi maupun ICU dan terpusat harus disiapkan, tidak bisa ditawar. Yang dulu 'off' sekarang 'on' lagi," jelasnya.

Ada tiga kasus covid yang menjadi perhatian di Jateng ini. Yakni kenaikan kasus di Kudus, klaster kapal dan covid varian baru di Cilacap dan klaster lembaga pemasyarakatan di Kendal.

"Kami minta seluruh Jawa Tengah tempat tidur (rumah sakit) ditingkatkan," imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo menuturkan keterisian tempat tidur rumah sakit masih lega.

"Di Jateng tempat tidur isolasi ada 7.096 hingga pekan ke-20 keterisian 38,80 persen. Sementara, untuk tempat tidur ICU eksisting ada 1.064 dan okupansinya 40,51 persen," terangnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved