Breaking News:

Berita Demak

Resmi Pimpin Demak 5 Tahun Mendatang, Bupati Eistianah Fokus Program 100 Hari

Setelah itu, Eistianah dan Ali Makhsun mengikuti serah terima jabatan dari Pelaksana Harian (Plh) Bupati Demak kepada Bupati Demak terpilih

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Muhammad Yunan Setiawan
Bupati Demak Eistianah memberikan pernyataan kepada awak media setelah serah terima jabatan di Pendopo, Senin, (24/5/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Eistianah dan KH Ali Mahksun resmi dilantik menjadi bupati dan wakil bupati Demak periode 2021-2026.

Pasangan bupati dan wakil bupati Kota Wali  itu dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Senin, (24/5/2021).

Setelah itu, Eistianah dan Ali Makhsun mengikuti serah terima jabatan dari Pelaksana Harian (Plh) Bupati Demak kepada Bupati Demak terpilih.

Acara serah terima jabatan dihadiri Bupati Demak periode 2016-2021 HM Natsir, Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adhittama, Dandim Demak Letkol Arh M Ufiz, Kajari Demak Suhendra, pimpinan OPD, beserta keluarga bupati dan wakil bupati Demak.

Acara berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan. Kursi tamu undangan ditata berjarak, semua mengenakan masker, dan sesi  memberi ucapan selamat kepada bupati dilakukan dengan salaman sesuai prosedur protokol kesehatan.

Dalam sambutannya, Bupati Demak Eistianah mengatakan akan bekerja untuk kesejahteraan masyarakat. Karena dia sudah dipilih masyarakat dan harus mewakili masyarakat.

Menurutnya, selama 100 hari mendatang pihaknya akan fokus menjalankan visi misi yang telah dicanangkan.

"Kami akan menjadikan Demak bermartabat, maju, dan sejahtera. Kami juga akan menjalankan program pokok sembari transisi," ujar Eisti, sapaan akrab Eistianah.

Lebih lanjut, dia menambahkan masa transisi akan ia gunakan untuk penyesuaian.

Dalam proses itu, kata dia, akan melanjutkan pembangunan yang sudah bagus. Juga memperbaiki apa yang dinilai kurang.

Orang nomor satu di Kabupaten Demak itu juga menyatakan pihaknya akan memperhatikan protokol kesehatan. Karena, kata dia, sesuai kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kasus Covid-19 mengalami kenaikan pasca lebaran meski tidak melonjakn. Bahkan, terkhusus di Jawa Tengah, kasus Covid-19 varian baru sudah ada di Cilacap.

"Mohon prokesnya dipatuhi," tandasnya.(yun). (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved