Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Kebutuhan Makan Warga Ngareanak Kendal Isolasi Mandiri Dijamin Pemerintah Desa

Pemerintah Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal siap menjamin kebutuhan makanan bagi warganya yang menjalankan isolasi.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: abduh imanulhaq

Penulis: Saiful Masum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Berikut ini video kebutuhan makan warga Ngareanak Kendal isolasi mandiri dijamin pemerintah desa.

Pemerintah Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal siap menjamin kebutuhan makanan bagi warganya yang menjalankan isolasi mandiri setelah terpapar Covid-19.

Mereka adalah 19 orang yang tinggal di RT 03 RW 05, dan sebagian orang di RT 02 RW 05.

Kepala Desa Ngareanak, Agung Widjojo mengatakan, dari sekitar 50 rumah atau keluarga di RT tersebut, 19 orang yang berada di 18 rumah saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Rata-rata merupakan warga yang tinggal di sekitar musala setempat, diduga sebagai awal mula penyebaran virus corona.

Agung memastikan, semua kebutuhan makanan warganya yang menjalani isolasi mandiri akan ditanggung oleh pemerintah desa.

Katanya, setiap keluarga sudah diberikan satu paket sembako lengkap dengan lauk-pauk agar bisa dimasak sendiri selama menjalani isolasi. 

Pihak desa juga sudah menyiagakan tambahan kebutuhan warga manakala diperlukan selagi proses isolasi mandiri belum selesai.

"Sejak hari pertama sudah kami lakukan pemetaan bersama Puskesmas. Paket sembako lengkap dengan telur hingga obat-obatan dari puskesmas sudah diberikan. Kita sudah koordinasi dengan pihak kecamatan, selanjutnya dilakukan sterilisasi penyemprotan desinfektan," terangnya, Senin (24/5/2021).

Guna menandai siapa saja warganya yang melakukan isolasi, Pemdes menempel stiker bertuliskan isolasi mandiri pada pintu atau pagar rumah masing-masing warganya yang terpapar Corona.

Sejumlah aktivitas warga pada RT yang bersangkutan diminta dilakukan mandiri di rumah masing-masing.

Beberapa fasilitas umum seperti tempat ibadah tidak boleh digunakan sementara waktu.

Aktivitas warga sekitar yang tidak terpapar Covid-19 juga dibatasi hingga pukul 21.00 WIB.

"Awalnya ada warga yang dirawat di RS Tugu terpapar Covid-19. Setelah itu dilakukan tresing 48 orang dites swab. Ditemukan 19 orang positif corona," ujarnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved