Breaking News:

Berita Semarang

Konsumsi Pertamax dan Pertamax Turbo Meningkat Dalam Satu Bulan Terakhir di Jateng dan DIY

Pertamina mencatat adanya peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), khususnya Pertamax.

Tribun Jateng/Ruth Novita Lusiani
Unit Manager Communication, Relations, dan Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho dalam kegiatan press conference secara virtual melalui Zoom, Selasa, (25/5/2021). 
Ilustrasi konsumen yang terlihat sedang melakukan pengisian BBM di salah satu SPBU.
Ilustrasi konsumen yang terlihat sedang melakukan pengisian BBM di salah satu SPBU. (Istimewa)

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pertamina mencatat adanya peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), khususnya pada produk dengan Research Octan Number (RON) di atas 90 yakni Pertamax RON 92 dan Pertamax RON 98.

“Sejak 26 April hingga 23 Mei 2021, kami mencatat adanya peningkatan konsumsi untuk kedua produk Pertamax dan Pertamax Turbo, khususnya di wilayah operasi kami di provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Peningkatan Pertamax berkisar 26 persen, sementara Pertamax Turbo meningkat sekitar 33 persen dari rata-rata konsumsi di bulan Januari hingga Maret yang lalu,” ucap Unit Manager Communication, Relations, dan Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho dalam kegiatan press conference secara virtual melalui Zoom, Selasa, (25/5/2021). 

Menurutnya, konsumen memilih Pertamax dan Pertamax Turbo karena memiliki kelebihan dari masing-masing produknya, dimana produk Pertamax menghasilkan pembakaran di ruang mesin kendaraan menjadi lebih sempurna dan tidak meninggalkan residu. 

Selain menghasilkan pembakaran yang sempurna, Pertamax juga memiliki kelebihan lainnya berkat formula Pertamina Technology (PERTATEC), formula zat aditif yang memiliki kemampuan untuk membersihkan endapan kotoran pada mesin.

“Sehingga mesin jadi lebih awet, menjaga mesin dari karat serta pemakaian bahan bakar yang lebih efisien,” tambahnya.

Sementara itu, Pertamax Turbo juga dilengkapi dengan formula PERTATEC dan Ignition Boost Formula, yakni sebuah formula yang dirancang untuk menjaga mesin dari karat, membuat mesin lebih tahan lama.

Dengan demikian membuat pemakaian bahan bakar menjadi lebih efisien, juga meningkatkan akselerasi kendaraan. 

Selain itu, Brasto menambahkan, produk Pertamax Series merupakan produk yang ramah lingkungan karena kandungan sulfur yang rendah sehingga buangan gas emisi dengan karbon lebih sedikit.

“Untuk kandungan sulfur Pertamax maksimal 500 ppm, sementara kandungan sulfur Pertamax Turbo tidak lebih dari 50 ppm dengan kata lain setara Euro IV,” terangnya. 

Sementara Pertamax dan Pertamax Turbo masuk kedalam kategori BBM jenis gasolin, Pertamina juga memiliki produk BBM dalam jenis gasoil, yaitu untuk kendaraan bermesin diesel.

Berbeda dengan gasoline yang dilihat dari RON, kualitas gasoil dapat diukur dari nilai Cetane Number (CN) produknya. Dua produk BBM gasoil dengan CN tertinggi adalah Dexlite CN 51 dan Pertamina Dex atau Pertadex CN 53.

“Produk Dexlite dan Pertamina Dex dilengkapi dengan formula aditif yang dirancang khusus untuk melindungi mesin. Pembakaran yang sempurna juga menghasilkan mesin kendaraan yang lebih halus yang dihasilkan dari produk Dexlite dan Pertamina Dex,” imbuhnya. 

Tidak hanya itu, Dexlite dan Pertamina Dex juga masuk ke dalam kategori BBM ramah lingkungan karena kandungan sulfurnya yang rendah. Dengan kandungan sulfur Pertamina Dex tidak lebih dari 300 ppm, sementara Dexlite adalah maksimal 1.200 ppm.

Brasto juga turut mengimbau konsumen untuk menggunakan BBM sesuai jenis kendaraan dan sesuai standar lingkungan. (*) 

Penulis: Ruth Novita Lusiani
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved