Umat Budha Banjarnegara Ritual Fangshen Lepas Ikan di Sungai Serayu: Mereka Bebas dari Penderitaan
Umat Budha Banjarnegara memperingati Waisak dengan melakukan ritual Fangshen.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Daniel Ari Purnomo
Penulis: Khoirul Muzakki
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Umat Budha tengah merayakan Hari Besar Waisak, Rabu (26/5/2021).
Tidak terkecuali umat Budha di Desa Aribaya Kecamatan Pagentan, Banjarnegara.
Tetapi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ini adalah kedua kalinya umat Budha merayakan hari besar mereka di tengah cekaman wabah Covid 19.
Pandemi nyatanya tak menghalangi mereka untuk melaksanakan ritual ibadah bersama di wihara menyambut Waisak.
Di hari sakral ini, umat Budha melambungkan banyak harapan.
Tema Waisak tahun ini adalah Eling Waspada Bangun Kepedulian Sosial.
Tema ini tentunya sangat relevan dengan situasi global saat ini.
Upasakha Pandita Natha Dhamo, pengurus Vihara Metta Mandala Desa Aribaya menjelaskan, tema itu menegaskan pentingnya merawat kebinekaan demi keutuhan bangsa.
Di sisi lain, masyarakat saat ini tengah diuji dengan pandemi Covid 19 yang telah berjalan setahun lebih.
Pandemi membuat perekonomian masyarakat terpuruk hingga sulit memenuhi kebutuhan hidup.
Di tengah situasi yang sulit itu, pihaknya ingin mengajak umat untuk membangun kepedulian sosial.
"Sesuai yang terjadi di Indonesia saat ini. Kondisi sulit karena pandemi butuh kepedulian sosial, misal dengan bansos, "katanya, Rabu (26/5/2021).
Sebelum tema itu bergulir, pihaknya rupanya sudah merealisasikannya.
Beberapa waktu lalu misalnya, Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi) membantu mendistribusikan 25 ton beras ke masyarakat Banjarnegara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/waisak-banjarnegara-fangshen.jpg)