Berita Viral
Novel Baswedan Geram Merasa Disingkirkan di KPK: Ada Orang yang Selaras Kepentingan Koruptor
Novel Baswedan menduga ada orang-orang yang memiliki kepentingan yang selaras dengan koruptor.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Novel Baswedan menduga ada orang-orang yang memiliki kepentingan yang selaras dengan koruptor.
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membantah ucapan penyidik KPK, Harun Al Rasyid soal daftar nama-nama yang patut diwaspadai.
Harun Al Rasyid mengaku sempat berbincang dengan Nurul Ghufron selaku Wakil Ketua KPK.
Ia mengatakan mengetahui daftar nama dari Nurul Ghufron.
Penyidik KPK yang sudah bekerja selama 16 tahun itu mengaku bingung mengapa dirinya diwaspadai.
"Secara pribadi saya nggak ada masalah dengan Pak Firli, bahkan saya adalah temang ngobrol Pak Firli," ujarnya.
Ia mengaku tidak tahu mengapa dirinya menjadi orang teratas yang ada di daftar orang yang peru diwasapadai.
Najwa Shihab langsung melempar pertanyaan.
"Apakah orang yang ada di daftar tersebut kini dinonaktifkan?" tanya Najwa.
"Setahu saya ada beberapa nama," ujar Harun Al Rasyid.
Kemudian, presenter Mata Najwa itu menanyakan kepada Nurul Ghufron soal kebenaran atas pernyataan Harun Al Rasyid.
Nurul Ghufron mengatakan ia sering berbincang dengan Harun Al Rasyid.
"Kalau soal nama-nama itu, kami tidak pernah punya daftar itu, memang di KPK ada sebutan taliban-taliban, dan salah satunya yang disebut adalah Mas Harun, tapi dalam prespektif saya tidak ada taliban, adanay wahabi salafi dan itu tidak masalah," ujarnya.
Najwa Shihab lalu mendesak Nurul Ghufron untuk menjawab.
"Jadi ada atau tidak, iya atau tidak ada nama-nama yang dibuat list oleh ketua KPK kepada pegawai KPK yang kini dinonaktifkan?" tanya Najwa Shihab.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/penyidik-senior-kpk-novel-baswedan-di-kantor-dewan-pengawas-kpk.jpg)