Breaking News:

Internasional

Bos TikTok Mundur Dengan Kekakayan Rp 526 T, Ia Lebih Suka Melamun dan Membaca Buku

Pendiri sekaligus CEO dari induk perusahaan TikTok, Zhang Yiming mengungkap kelemahannya setelah mundur dari posisinya itu.

Editor: rival al manaf
TikTok
Ilustrasi Aplikasi TikTok 

TRIBUNJATENG.COM - Pendiri sekaligus CEO dari induk perusahaan TikTok, Zhang Yiming mengungkap kelemahannya setelah mundur dari posisinya itu.

Dalam surat pengunduran dirinya, ia mengaku memiliki beberapa kekurangan yang seharusnya menjadi ketrampilan utama seorang manajer. 

"Contohnya saja, saya tidak terlalu sosial, dan saya lebih suka kegiatan yang menyendiri seperti melakukan kegiatan online, membaca, mendengarkan lagu, serta melamunkan hal-hal yang mungkin akan terjadi," ujar dia.

Oleh karena itu ia memutuskan untuk resign dari jabatannya pada akhir tahun ini.

Baca juga: Cerita Pembuat Video TikTok Penjual Es Suapi Anaknya Dalam Gerobak: Takut Dia Nggak Suka Saya Rekam

Baca juga: Seorang Emak-emak Menangis Sesenggukan Melihat Ayam Bekisarnya Mati VIRAL di TikTok

Baca juga: Ini 5 Perbedaan Aplikasi TikTok Lite dan TikTok Versi Standar

Dilansir dari The New York Times, Sabtu (29/5/2021), dalam surat kepada karyawan yang diunggah di laman resmi perusahaan Zhang mengatakan posisinya akan diisi oleh pendiri sekaligus Head of Human Resources ByteDance Liang Rubo.

 
"Setelah mengalihkan peran saya dari posisi CEO dan mengalihkan tanggung jawab dari kegiatan manajemen sehari-hari, saya akan memiliki lebih banyak ruang untuk mengeksplorasi strategi jangka panjang, budaya organisasi, serta tanggung jawab sosial dengan perspektif yang lebih obyektif bagi perusahaan," tulis Zhang.

Di dalam surat tersebut pun tidak dijelaskan apakan transisi kepempimpinan tersebut akan berdampak terhadap posisi Zhang yang juga berperan sebagai chairman atau setingkat komisaris di perusahaan.

The New York Times pun memberitakan, pihak perwakilan ByteDance juga tidak segera memberi komentar terhadap pertanyaan yang mereka ajukan.

Zhang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO di usianya yang ke 38 tahun. Ia mendirikan perusahaan tersebut pada tahun 2012 lalu, dan kini telah bernilai sekitar 400 miliar dollar AS atau Rp 5.720 triliun (kurs Rp 14.300).

Zhang memimpin perusahaan induk TikTok tersebut dengan fokus melakukan ekspansi global. Ia telah meruntuhkan berbagai hirarki internal dan berupaya untuk membangun tenaga kerja yang memiliki motivasi sehingga perusahaan bisa tetap tumbuh tanpa kehilangan kelincahan sebagai sebuah perusahaan rintisan.

"Kerap kali, ketika sebuah perusahaan telah bertumbuh dan ekspansi, banyak dari mereka yang terjebak dan tugas CEOnya menjadi sangat sentral, dengan emndengarkan presentasi, mengalihkan izin, dan membuat keputusan. Ini akan membuat perusahaan terlalu bergantung pada ide-ide yang sudah ada," ujar dia.

Baca juga: Meringkuk di Penjara, Ucok Menyesal Hina Palestina, Mengaku Cuma Iseng Bikin Konten TikTok

Baca juga: Video Remaja Nyopir Mobil Sambil Joget TikTok Terjun ke Sungai, Ini Tanggapan Pakar Safety Driving

Baca juga: AS Siswi SMP Diperkosa Perampok Saat Main TikTok Suara Keras

Berdasarkan data Forbes, Zhang Yiming kini memiliki nilai kekayaan sekitar 36,8 miliar dollar AS atau Rp 526,24 triliun. CEO TikTok itu tercatat berada pada peringkat ke 39 orang terkaya di dunia pada tahun 2021 ini, dan tercatat di peringkat ke sembilan dalam daftar orang terkaya di China.

Untuk diketahui, baru-baru ini pemerintah China telah melakukan pengetatan pengawasan terhadap praktik usaha dari perusahaan-perusahaan teknologi setempat.

Bulan lalu, pemerintah telah meminta kepada 34 perusahaan besar, termasuk ByteDance untuk mengedepankan kepentingan nasional dengan memberlakukan kebijakan mengenai persaingan yang adil dan perlindungan konsumen yang lebih ketat. Pemerintah juga menghukum denda sebesar 2,8 miliar dollar AS terhadap Alibaba. (*)

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul Bos Tik Tok Resign di Usia 38 Tahun, Kekayaan Capai Rp 526,4 Triliun

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved