Breaking News:

UIN Walisongo Semarang

3 Tips Jadi Madrasah Hebat ala Rektor UIN Walisongo Semarang

“Tidak semua madrasah aliyah swasta itu jelek, ada yang bagus tapi tidak banyak. Misal MA NU Banat Kudus,” kata dia.

Editor: abduh imanulhaq
Istimewa
Rektor UIN Walisongo Prof. Dr. H. Imam Taufiq, M.Ag saat memberikan sambutan dalam kegiatan halal bilal dan pelantikan Forum Peduli Pendidikan Madradah Aliyah Swasta (FPP MAS) Jawa Tengah di Ruang Teater Lantai 4, Semarang, Selasa (25/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Madrasah Aliyah Swasta memegang peranan penting dalam penciptaan sumber daya yang unggul.

Namun, kualitas antar satu madrasah satu dengan yang lain tidak seimbang, sehingga butuh kebersamaan untuk maju bersama. Walisongo.ac.id

Hal itu disampaikan Rektor UIN Walisongo Prof. Dr. H. Imam Taufiq, M.Ag saat memberikan sambutan dalam kegiatan halal bilal dan pelantikan Forum Peduli Pendidikan Madradah Aliyah Swasta (FPP MAS) Jawa Tengah di Ruang Teater Lantai 4, Semarang, Selasa (25/5/2021).

Rektor mengucapkan selamat kepada para pengurus baru yang dilantik.

Setelah itu, guru besar ilmu tafsir ini

mengingatkan para pengurus bahwa tugas menanti ke depan.

Menurut Rektor, melihat madrasah aliyah swasta ada rasa bangga sekaligus prihatin. Bangga karena jumlah madrasah aliyah swasta jumlahnya sangat banyak.

Data di EMIS Kemenag, madrasah aliyah mencapai 1 ribu lebih, di mana madrasah yang negeri hanya 300-an.

“Tidak semua madrasah aliyah swasta itu jelek, ada yang bagus tapi tidak banyak. Misal MA NU Banat Kudus,” kata dia.

Rektor memberi tiga catatan agar madrasah meningkatkan kelasnya, yaitu penguatan tata kelembagaan, penciptaan SDM yang unggul serta perluasan kerjasama.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved