Breaking News:

Berita Regional

Reaksi Juliari Batubara Saat PPK Kemensos Kena OTT KPK Korupsi Bansos: Semua ke Kamar Pak Menteri

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Proyek Bansos Kementerian Sosial, Adi Wahyono mengungkap Juliari Batubara langsung mengumpulkan sejumlah pejabat Kemenso

Editor: galih permadi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Sosial Juliari P Batubara mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Minggu (6/12/2020). KPK resmi menahan Juliari P Batubara atas dugaan menerima suap terkait pengadaan bantuan sosial penanganan COVID-19 di Kementerian Sosial usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) pejabat Kemensos. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Proyek Bansos Kementerian Sosial, Adi Wahyono mengungkap Juliari Batubara langsung mengumpulkan sejumlah pejabat Kemensos di kamar hotelnya, tak lama usai mencuat berita operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos Matheus Joko Santoso, Desember 2020 silam. 

Saat Matheus ditangkap KPK, Juliari dan jajaran pejabat Kemensos tengah menginap di sebuah hotel di Malang.

"Karena ada berita itu (OTT) semua rombongan yang ikut ke Malang dipanggil semua ke kamar pak Menteri," ungkap Adi dalam sidang lanjutan dugaan korupsi bansos Covid-19 Jabodetabek di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (31/5/2021).

Pejabat yang dikumpulkan antara lain, Dirjen Linjamsos Kemensos Pepen Nazaruddin, Karo Perencanaan Kemensos Adi Karyono, dan Staf Ahli Mensos Kukuh Ariwibowo. 

Dalam kesempatan itu, Adi menuturkan Juliari meminta masing - masing individu mencari tahu kejelasan kasus OTT terhadap Matheus Joko.

"Waktu itu kan belum jelas, saya nggak ikuti berita di luar. Jadi ada OTT penangkapan, masing - masing cari kejelasan aja duduk perkaranya seperti apa," klaim Adi.

Adi mulanya hanya mengaku pemanggilan pejabat ke kamar Juliari hanya sebatas mencari informasi. 

Namun ia secara pribadi sadar bahwa kasus yang menjerat Matheus Joko ada hubungannya dengan pengadaan bansos. Adi juga mengaku pasrah jika akhirnya ditahan. 

"Arahannya, kalau bahasa saya, ini kan sudah kesalahan, kalau saya sangat menyadari ini menyangkut saya juga karena saya terlibat di situ. Jadi pasti saya ditahan saya sudah menyadari," ucapnya.

Namun Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Nomor 75 Poin 7 milik Adi Wahyono.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved