Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Penyebar Video Viral Bupati Alor Marahi Staf Kemensos Akan Dilaporkan ke Polisi

Soni Alelang memprotes adanya video yang beredar karena isinya tidak lengkap dan terkesan memprovokasi.

POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Bupati Alor, Drs Amon Djobo. 

TRIBUNJATENG.COM - Bupati Alor, Amon Djobo, disorot setelah sempat marah-marah dan mengusir dua staf Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Soni Alelang, membelanya.

Soni Alelang memprotes adanya video yang beredar karena isinya tidak lengkap dan terkesan memprovokasi.

Baca juga: Skuad Persis Solo Bertabur Bintang Setelah Berhasil Bajak Dua Pemain Persija, Bagaimana PSIS?

Baca juga: Muncul Klaster Baru dari Acara Reuni para Lansia di Manahan Solo, Dinkes Gemes

Baca juga: Dokter yang Menangani Covid-19 di Ponorogo Diancam akan Dibunuh, IDI Minta Bantuan Bupati

Baca juga: Suami Bacok Istri di Hadapan Warga, Setiap Lelaki yang Menolong Ikut Diserang Disebut Perebut Istri

"Seharusnya mereka videokan secara lengkap, bukan sepenggal-penggal yang nantinya memprovokasi.

Videonya juga dibuat lengkap sehingga alurnya jelas.

Setelah marah saling memaafkan dan omong baik-baik dan semuanya berjalan dengan baik," kata Soni, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (2/6/2021) malam.

Pemkab Alor pun berencana melaporkan penyebar video tersebut ke pihak berwajib.

"Kami masih menunggu rekan kami masih di Kupang belum sampai Alor.

Kami juga masih ambil data-data informasi terkait dengan penyelenggaraan musyawarah cabang PDI-P di Alor," ujar Soni.

Menurut Soni, pihaknya bisa mengetahui asal usul video tersebut dari agenda musyawarah tersebut.

Kronologi menurut Sekda

Sekda juga bercerita bahwa saat itu bupati sedang menyusun surat untuk Presiden Joko Widodo bersama sejumlah pejabat.

"Ketika kami sedang kesal atau sedang menyiapkan surat untuk dikirim ke Presiden. Tiba-tiba masuklah dua orang staf kementerian sosial itu, sehingga bupati melampiaskan kekesalan itu ke staf Kemensos," kata Soni.

Dia pun mengaku melihat langsung peristiwa bupati marah dan langsung saling bermaaf-maafan.

Bahkan menurutnya, mereka saling berpelukan sehingga masalah dinilai sudah tuntas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved